Gempa Venezuela Merenggut Nyawa Istri dan Dua Anak Pesepak Bola Argentina Lucas Trejo
Plat Merah – Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola setelah pesepak bola asal Argentina, Lucas Trejo, kehilangan istri dan kedua anaknya dalam gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pekan lalu. Lucas Trejo, yang memperkuat klub divisi kedua Venezuela, Club Sport Marítimo de La Guaira, menjadi salah satu korban paling tragis dari bencana yang menewaskan sedikitnya 1.450 orang tersebut.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 berturut-turut melanda Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026, sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Pusat gempa berada di dekat San Felipe dan Yumare, dan dampaknya terasa hingga ke ibu kota Caracas. Lucas Trejo saat itu sedang berada di pemusatan latihan tim di Caracas, sekitar 29 kilometer dari rumahnya di Playa Grande, La Guaira. Ia segera bergegas pulang setelah gempa, namun hanya menemukan puing-puing bangunan yang rata dengan tanah.
Selama berhari-hari, Lucas Trejo bersama teman, rekan setim, dan kerabat yang datang dari Argentina, terus mencari istri dan anak-anaknya di bawah reruntuhan. Ia bahkan menggali dengan tangan kosong, tanpa alat berat yang memadai. Upaya pencarian berlangsung selama 74 jam sebelum akhirnya pada akhir pekan lalu, tim penyelamat menemukan jasad istri Lucas Trejo, Yanina Maranella, serta dua anak mereka, Aaron (putra) dan Ainhoa (putri). Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh sahabat dekat Lucas Trejo, Edson Tortolero, melalui media sosial.
“Hari ini hatiku hancur berkeping-keping. Tidak ada kata yang bisa meredakan sakit yang begitu dalam. Saya memohon kepada Tuhan untuk memberi Lucas kekuatan menghadapi kehilangan yang tak terbayangkan ini,” ujar Tortolero. Klub Lucas Trejo, Club Sport Marítimo de La Guaira, juga mengeluarkan pernyataan resmi yang menyampaikan belasungkawa. “Kami turut berduka atas kepergian istri dan anak-anak Lucas Trejo. Semoga mereka beristirahat dalam damai dan Lucas serta keluarga diberikan ketabahan,” tulis klub dalam pernyataannya.
Kakak ipar Lucas Trejo, Ricardo Ardiles, yang ikut dalam pencarian, menceritakan betapa mengerikannya pemandangan yang ditemukan. “Apa yang dia temukan adalah pemandangan yang mengerikan. Tidak ada yang tersisa dari bangunan itu. Harapan kami mereka tidak berada di dalam sana,” kata Ardiles kepada CNN Español. Ia juga mengungkapkan bahwa Lucas Trejo secara emosional kewalahan setelah kehilangan seluruh keluarganya.
Gempa Venezuela ini merupakan yang terkuat dalam lebih dari satu abad. Selain menewaskan ribuan orang, lebih dari 3.150 orang luka-luka dan 12.721 lainnya mengungsi. Tim penyelamat masih terus bekerja mencari korban, dan pada Senin, 29 Juni 2026, seorang pemuda berusia 21 tahun berhasil diselamatkan setelah terperangkap 106 jam di reruntuhan di Caraballeda. Bantuan internasional mulai berdatangan, termasuk dari Amerika Serikat yang menjanjikan dana 300 juta dolar AS dan mengerahkan marinir untuk memperbaiki pelabuhan La Guaira.
Kisah Lucas Trejo menjadi salah satu simbol duka kolektif di tengah bencana besar ini. Sebagai pesepak bola profesional, ia dikenal sebagai pemain bertahan yang tangguh, namun kini ia harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan orang-orang tercinta. Dunia sepak bola, khususnya di Argentina dan Venezuela, memberikan dukungan moral kepada Lucas Trejo melalui berbagai unggahan dan pesan belasungkawa.
Bencana ini mengingatkan kita akan kerentanan hidup di hadapan kekuatan alam. Semoga keluarga Lucas Trejo yang telah berpulang mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan semoga Lucas Trejo diberikan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan ini. Duka ini tidak hanya dirasakan oleh keluarganya, tetapi juga oleh seluruh komunitas sepak bola dan masyarakat Venezuela yang tengah berduka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










