Sporting CP Hajar Celtic 4-1, Debut Impresif Jesse Derry dan Kekhawatiran di Lini Belakang The Hoops
Plat Merah – Laga uji coba pramusim antara Sporting CP vs Celtic yang berlangsung di Estadio Algarve, Portugal, pada Selasa malam (14/7/2026) berakhir dengan skor telak 4-1 untuk tuan rumah. Pertandingan Sporting CP vs Celtic ini menjadi ajang unjuk gigi bagi pemain pinjaman anyar Sporting, Jesse Derry, yang baru saja direkrut dari Chelsea. Di sisi lain, kekalahan ini membeberkan sejumlah kelemahan di kubu Celtic, terutama di lini belakang yang tampak rentan.
Dalam laga Sporting CP vs Celtic, Sporting langsung tancap gas sejak menit awal. Gol pertama tuan rumah lahir melalui aksi Geny Catamo yang memanfaatkan umpan Gabriel Silva setelah menerobos pertahanan Celtic. Kiper Celtic, Viljami Sinisalo, yang dipercaya mengawal gawang, sebenarnya tampil cukup baik dengan beberapa penyelamatan gemilang, namun ia tak mampu berbuat banyak ketika lini belakangnya keropos.
Jesse Derry, pemain muda berusia 19 tahun yang dipinjamkan Chelsea ke Sporting, langsung mendapatkan kepercayaan dari pelatih Xabi Alonso. Ia dimasukkan pada babak kedua dan langsung menunjukkan kilasan kualitasnya. Dalam waktu sekitar 30 menit, Derry berhasil merepotkan pertahanan Celtic dengan kecepatan dan dribelnya. Penampilannya mendapat pujian dari rekan setim barunya, Joao Pedro, yang baru saja merampungkan transfer permanen ke Chelsea. Melalui media sosial, Pedro mengirimkan pesan ‘Selamat debut, Jesse!’ sebagai bentuk dukungan.
Sporting menggandakan keunggulan melalui Daniel Braganca yang memanfaatkan blunder kiper kedua Celtic, Ross Doohan. Bola sapuan Doohan mengenai tubuh bek Celtic dan jatuh tepat di kaki Braganca yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong. Gol ketiga Sporting lahir dari skema serangan balik cepat, dan gol keempat menutup pesta gol tuan rumah. Celtic hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol perdana Camilo Duran, striker anyar berusia 21 tahun yang didatangkan dari Jepang dengan harga 6 juta poundsterling. Duran yang dijuluki ‘Daizen Maeda versi baru’ oleh manajer Martin O’Neill, mencetak gol pada debut tak resminya.
Di kubu Celtic, kekalahan ini menjadi alarm keras. Bek andalan Cameron Carter-Vickers yang baru pulih dari cedera Achilles panjang, tampak kehilangan kecepatan dan kerap terlambat antisipasi. Sementara itu, kiper utama Sinisalo yang mengenakan nomor punggung 1, sebenarnya tampil meyakinkan dengan beberapa penyelamatan penting. Namun, lini belakang Celtic secara keseluruhan terlihat rapuh, terutama saat menghadapi tekanan tinggi Sporting. Pemain sayap Sporting, Ricardo Mangas, menjadi mimpi buruk bagi bek kanan muda Celtic yang masih berusia 19 tahun.
Pertandingan Sporting CP vs Celtic ini menjadi evaluasi berharga bagi kedua tim. Sporting sukses menguji kekuatan skuadnya dan mendapatkan tambahan amunisi berbahaya dari Derry. Sementara itu, Celtic harus segera berbenah, terutama di sektor pertahanan, sebelum musim kompetisi resmi dimulai. Kekalahan telak ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Martin O’Neill.
Secara keseluruhan, Sporting CP vs Celtic menyajikan tontonan menarik dengan dominasi tuan rumah yang tak terbantahkan. Meski hasil akhir tidak terlalu berarti di pramusim, namun performa individu seperti Sinisalo dan Duran memberikan secercah harapan bagi Celtic. Di sisi lain, Sporting CP menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi dengan skuad yang solid dan tambahan tenaga muda potensial seperti Jesse Derry.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












