Nico Paz Jadi Pahlawan di Balik Kemenangan Argentina atas Inggris, Bellingham Terlibat Insiden

Nico Paz Jadi Pahlawan di Balik Kemenangan Argentina atas Inggris, Bellingham Terlibat Insiden

Plat Merah – Atlanta, Georgia – Dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 yang dramatis, Argentina berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris dengan skor 2-1. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menjadi pahlawan dengan dua golnya, namun peran pemain muda Como, Nico Paz, juga tak kalah penting. Nico Paz, yang duduk di bangku cadangan, turun tangan meredakan ketegangan setelah peluit panjang, ketika Jude Bellingham memukul Valentin Barco.

Pertandingan yang berlangsung di Atlanta Stadium pada Rabu malam (15/7) itu berjalan sengit sejak menit awal. Inggris unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon pada babak kedua, memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers. Namun Argentina tidak menyerah. Lautaro Martinez yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil menyamakan kedudukan dan kemudian mencetak gol penentu kemenangan.

Nico Paz, yang merupakan produk akademi Real Madrid dan kini bermain untuk Como di Serie A, tidak diturunkan dalam pertandingan tersebut. Namun aksinya setelah pertandingan menjadi sorotan. Saat Argentina merayakan kemenangan, Jude Bellingham mendekati Valentin Barco dari belakang dan menampar kepalanya. Barco bereaksi dengan mendorong Bellingham, dan situasi nyaris memanas. Nico Paz sigap melerai kedua pemain, mencegah pertengkaran lebih lanjut. Kehadiran Nico Paz sebagai penengah menunjukkan kedewasaannya di usia muda.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memilih untuk tidak menurunkan Nico Paz sejak awal, lebih memilih Giuliano Simeone. Namun keputusan itu tidak mengurangi peran Nico Paz dalam tim. Ia tetap menjadi bagian penting dari skuad juara bertahan. Dalam sesi latihan sebelum pertandingan, Nico Paz terlihat fokus dan siap memberikan kontribusi kapan pun dibutuhkan.

Kemenangan ini membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026, di mana mereka akan bertemu Spanyol. Sementara itu, Inggris harus puas bertanding melawan Perancis untuk memperebutkan tempat ketiga. Insiden antara Bellingham dan Barco, yang dilerai oleh Nico Paz, menjadi perbincangan hangat setelah pertandingan. Hingga saat ini, belum ada keputusan disipliner dari FIFA terkait insiden tersebut.

Nico Paz, yang lahir di Spanyol namun memilih membela Argentina, telah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang tenang dan dewasa. Meski tidak bermain, ia tetap memberikan dampak positif bagi tim. Langkahnya melerai konflik menunjukkan bahwa Nico Paz bukan hanya pemain berbakat, tetapi juga pribadi yang menjunjung sportivitas. Kini, Argentina menatap final dengan optimisme tinggi, dan Nico Paz siap memberikan yang terbaik jika diberi kesempatan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup