Qarabag FK Siapkan Kejutan di Liga Europa, Vestri Terancam Tersingkir
Plat Merah – Qarabag FK, wakil Azerbaijan, menunjukkan dominasi mereka di kualifikasi pertama Liga Europa UEFA setelah mengalahkan Vestri dengan skor telak 3-0 pada leg pertama pekan lalu. Kini, tim asuhan Qurban Qurbanov bersiap untuk menyelesaikan tugas mereka di leg kedua yang akan berlangsung di Throttarvollur, markas Vestri, Jumat mendatang. Dengan keunggulan agregat yang nyaman, Qarabag diprediksi akan kembali meraih kemenangan dan memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya.
Vestri, klub asal Islandia yang baru pertama kali merasakan kompetisi Eropa, harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan. Namun, performa mereka di liga domestik tidak meyakinkan. Akhir pekan lalu, mereka menderita kekalahan telak 2-5 dari Fylkir, yang membuat mereka turun ke posisi kelima klasemen. Tiga gol dalam 15 menit pertama menjadi bukti rapuhnya pertahanan The Deep Men. Pelatih Daniel Osafo-Badu perlu melakukan perubahan besar jika ingin memperkecil ketertinggalan.
Di sisi lain, Qarabag memiliki pengalaman Eropa yang jauh lebih matang. Musim lalu, mereka menjadi klub Azerbaijan pertama yang mencapai babak play-off knockout Liga Champions UEFA, meskipun akhirnya kalah dari Newcastle United. Kekuatan tim ini terletak pada lini serang yang tajam. Pemain seperti Zakaria Sarja Sawo, Abdellah Zoubir, dan Renaldo Cephas menjadi ancaman serius bagi pertahanan Vestri. Zoubir, yang telah mencatatkan 115 penampilan di kompetisi UEFA, dipastikan akan menjadi motor serangan tim tamu.
Selain fokus di lapangan, Qarabag juga menjadi sorotan di bursa transfer. Klub ini baru saja kehilangan striker andalan mereka, Camilo Duran, yang bergabung dengan Celtic dengan nilai transfer sekitar £6 juta. Duran langsung menjalani debut non-kompetitif bersama Celtic dalam laga persahabatan melawan Sporting CP, di mana ia mencetak gol hiburan. Kepergian Duran tentu menjadi pukulan bagi Qarabag, namun Qurbanov masih memiliki opsi lain seperti putranya, Musa Qurbanli, yang siap mengisi kekosongan.
Di sisi lain, Celtic juga dikaitkan dengan pemain sayap Qarabag lainnya, Haissem Hassan, meskipun belum ada konfirmasi resmi. Selain itu, Celtic juga dikabarkan tertarik pada bek kiri Mitchel Bakker dari Atalanta, yang sebelumnya pernah memperkuat Ajax, Paris Saint-Germain, dan Bayer Leverkusen. Bakker, yang kini berusia 26 tahun, mengalami masa-masa sulit di Italia akibat cedera, namun potensinya tetap diakui. Ketertarikan Celtic pada pemain-pemain yang pernah membela Qarabag menunjukkan bahwa klub Azerbaijan ini menjadi tempat pembibitan pemain berkualitas.
Kembali ke pertandingan, prediksi untuk leg kedua adalah Vestri 1-2 Qarabag. Tim tamu diyakini akan kembali menang dengan agregat meyakinkan. Meskipun Vestri akan bermain di kandang, pengalaman dan kualitas Qarabag seharusnya cukup untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Pertandingan ini menjadi ujian bagi Vestri untuk membuktikan diri di pentas Eropa, sementara Qarabag ingin terus melangkah dan mungkin mengulangi pencapaian musim lalu.
Kesimpulannya, Qarabag FK berada di atas angin setelah kemenangan telak di leg pertama. Dengan keunggulan tiga gol, mereka hampir dipastikan lolos. Vestri harus melakukan keajaiban jika ingin membalikkan keadaan. Pertandingan ini akan menjadi saksi perjuangan dua tim dengan latar belakang berbeda: satu tim berpengalaman di Eropa, satunya lagi pendatang baru yang haus pengalaman.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












