Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tolak Tawaran Latih Timnas Italia
PlatMerah.com, Jakarta – Carlo Ancelotti akhirnya buka suara mengenai alasan di balik penolakannya terhadap tawaran melatih Timnas Italia. Pelatih asal Italia yang kini menukangi Timnas Brasil itu menegaskan bahwa keputusannya murni didasari rasa hormat terhadap komitmennya bersama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF), bukan karena persoalan kontrak.
Ancelotti mengakui bahwa Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sempat melakukan pendekatan, terutama melalui Paolo Maldini yang saat itu menjabat sebagai direktur teknik. Namun, pria berusia 67 tahun tersebut memilih bertahan di Brasil meski tim Samba baru saja tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Komitmen terhadap Brasil
Dalam wawancara dengan ESPN, Ancelotti menegaskan bahwa keputusannya tidak ada hubungannya dengan nilai kontrak. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan pekerjaannya di Brasil, terutama setelah negara tersebut menerimanya dengan hangat selama tahun pertamanya.
“Ini bukan masalah kontrak, itu bukan alasannya. Ini karena saya memiliki komitmen kepada CBF dan kepada negara ini, karena negara ini telah menyambut saya dengan sangat hangat selama tahun pertama saya,” ujar Ancelotti.
Ancelotti juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada FIGC atas tawaran tersebut, namun ia yakin bahwa bertahan di Brasil adalah keputusan yang tepat dan adil.
Kegagalan di Piala Dunia 2026
Keputusan Ancelotti untuk bertahan datang setelah Brasil menelan kekecewaan besar di Piala Dunia 2026. Tim Samba tersingkir di babak 16 besar setelah kalah 1-2 dari Norwegia. Hasil ini menjadi pencapaian terburuk Brasil di ajang Piala Dunia sejak 1990.
Ancelotti mengakui bahwa hasil tersebut mengecewakan banyak pihak. Namun, ia menilai kegagalan itu harus dijadikan pelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Hasil Piala Dunia tidak bagus; itu mengecewakan semua orang, dan kami semua sedih. Tetapi kami harus melihat apa yang sudah terjadi dengan satu mata dan melihat ke masa depan dengan mata yang lain, karena kelompok pemain berikutnya. Negara ini memiliki pemain-pemain berbakat, dan kami bisa membangun masa depan yang positif,” kata Ancelotti.
Fokus pada Regenerasi Skuad
Ancelotti menyatakan bahwa ia akan fokus pada regenerasi skuad Brasil. Ia berencana memberikan kesempatan lebih banyak kepada pemain muda berbakat untuk membangun fondasi tim yang kuat menghadapi turnamen-turnamen mendatang.
Meski begitu, ia tetap membuka peluang bagi pemain senior yang masih menunjukkan performa terbaik untuk dipanggil memperkuat tim.
Keputusan Ancelotti untuk bertahan di Brasil sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya. Sebelumnya, Italia juga sempat dikaitkan dengan sejumlah nama lain seperti Pep Guardiola dan Andrea Pirlo, namun akhirnya FIGC menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih anyar Gli Azzurri.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












