Cole Palmer Bertekad Membalas Dendam di Chelsea Setelah Gagal Masuk Skuad Piala Dunia FIFA 2026
PlatMerah.com – Gelandang serang Chelsea, Cole Palmer, mengaku kegagalannya masuk skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia FIFA 2026 menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan kualitasnya bersama klub pada musim baru. Keputusan pelatih Thomas Tuchel mencoret namanya dianggap Palmer sebagai sebuah kekeliruan yang harus ia jawab dengan performa terbaik.
Musim lalu, Palmer harus berjuang menghadapi cedera pada pangkal paha, paha belakang, dan paha sehingga hanya tampil dalam 34 pertandingan. Meski demikian, ia tetap mampu mencatatkan 11 gol dan tiga assist untuk Chelsea. Sejak bergabung dengan klub asal London itu pada 2023, Palmer telah mengoleksi 67 kontribusi gol langsung di Liga Inggris.
Motivasi Baru Palmer
Palmer mengaku kegagalannya masuk skuad Piala Dunia semakin memacu semangatnya untuk tampil lebih baik. Di bawah arahan pelatih Xabi Alonso, ia memasuki musim keempatnya bersama Chelsea dengan kondisi fisik yang lebih segar setelah menikmati masa istirahat selama tujuh pekan. Chelsea dijadwalkan mengawali musim dengan menghadapi Fulham pada 24 Agustus.
Pemain asal Inggris itu juga mengakui sempat memaksakan diri bermain sebelum pulih sepenuhnya sehingga memperburuk kondisi cederanya. Kini, Palmer merasa lebih percaya diri berkat dukungan Xabi Alonso serta kehadiran sahabatnya, Morgan Rogers, yang kembali menjadi rekan setimnya.
Persahabatan dengan Morgan Rogers
Palmer menyambut baik kedatangan Morgan Rogers di Stamford Bridge. Keduanya pernah bersama di akademi Manchester City dan Timnas Inggris U-21. Palmer bahkan mengaku ikut berperan meyakinkan Rogers untuk bergabung dengan Chelsea. “Semua orang tahu betapa bagusnya dia, dan jelas dia salah satu sahabat terbaikku, jadi aku sangat senang dia datang ke sini,” ujar Palmer dalam konferensi pers di Sydney, 31 Juli 2026. “Kami selalu berbicara dan ketika aku mendengar Chelsea mencoba merekrutnya, aku terus mengiriminya pesan untuk membujuknya datang. Dia mungkin muak denganku saat itu! Aku senang dia ada di sini sekarang dan aku tidak sabar untuk berbagi lapangan dengannya.”
Rogers dan Palmer juga memiliki sejarah bermain bersama, karena keduanya sama-sama menimba ilmu di akademi Manchester City. Palmer meyakini bahwa perpaduan gaya bermain mereka akan menguntungkan Chelsea. “Kami adalah pemain yang berbeda dan bisa memberikan banyak hal untuk tim. Dia lebih fisik daripada aku, baik dengan maupun tanpa bola, dan dia lebih suka membawa bola ke depan, sedangkan aku lebih suka bermain dengan umpan-umpan,” tambahnya.
Persiapan Musim Baru
Palmer mengaku sempat bingung menghabiskan waktu setelah tidak dipanggil Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Ia harus menikmati libur musim panas yang lebih panjang. “Itu terasa aneh. Pada minggu pertama, saya bahkan tidak tahu harus pergi ke mana,” ujar Palmer, dikutip dari The Sun. Setelah berlibur bersama keluarga, ia mulai merasa bosan dan ingin segera kembali berlatih. “Sejujurnya, setelah sekitar enam minggu, saya mulai bosan. Saya duduk di Marbella sambil berpikir, ‘Saya ingin segera kembali berlatih.’ Saya tidak pernah menyangka akan berpikir seperti itu,” ungkapnya.
Dengan motivasi baru, Palmer berharap mampu membawa Chelsea meraih hasil positif sekaligus membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting tim nasional Inggris. Ia juga bercanda soal perayaan khasnya yang telah dipatenkan. “Kami tidak pernah membicarakannya! Dia melakukannya, saya melakukannya. Saya sudah mematenkannya, jadi jika dia mencoba melakukan apa pun, dia akan mendapat surat panggilan pengadilan! Tidak, kami akan melakukannya bersama-sama,” kata Palmer, seperti dilansir The Sun. Palmer dan Rogers dijadwalkan tampil bersama dalam laga pramusim Chelsea di Australia sebelum menghadapi Fulham pada 24 Agustus.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












