Torino vs AC Milan: Debut Musim Serie A dengan Formasi dan Strategi Baru Rossoneri
PlatMerah.com, Turin – AC Milan memulai perjuangan mereka di Serie A musim 2026/2027 dengan menghadapi Torino di Stadio Olimpico Grande Torino pada 23 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Rossoneri yang kini dipimpin pelatih baru, Ruben Amorim, yang menyampaikan komitmennya untuk membawa perubahan gaya bermain dan hasil positif.
Dalam laga ini, AC Milan menurunkan formasi 3-4-2-1 dengan striker andalan baru Goncalo Ramos sebagai starter. Ramos, yang baru didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer sekitar Rp1,5 triliun, dipasangkan dengan Alphadjo Cisse dan Ruben Loftus-Cheek di lini kedua guna mendukung serangan. Sementara itu, gelandang senior seperti Luka Modric dan Adrien Rabiot dipersiapkan sebagai pemain cadangan untuk dimasukkan di babak kedua, mengingat keduanya masih dalam tahap adaptasi dan kebugaran optimal.
Pelatih Ruben Amorim menegaskan pentingnya keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Ia menekankan bahwa meski ingin tampil dominan dan menguasai bola, Milan tetap harus mempertahankan soliditas di lini belakang. Selain itu, Amorim juga menyoroti pentingnya memberi kesempatan kepada pemain muda Italia yang kreatif, seperti Alphadjo Cisse, yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang bersama tim.
Di sisi lain, Torino yang diasuh oleh pelatih baru Ignazio Abate, mengandalkan formasi serupa 3-4-2-1 dengan Giovanni Simeone sebagai ujung tombak. Pemain seperti Cesare Casadei dan Nikola Vlasic menjadi kunci dalam menyuplai bola ke Simeone. Torino berharap dapat memanfaatkan faktor kandang untuk meraih hasil positif pada laga pembuka ini.
Formasi dan Line-up Resmi Torino dan AC Milan
| Tim | Formasi | Starting XI |
|---|---|---|
| Torino FC | 3-4-2-1 | Diego Mascardi; Ardian Ismajli, Saul Coco, Pietro Comuzzo; Marcus Pedersen, Gvidas Gineitis, Kian Fitz-Jim, Alessio Caccuamani; Cesare Casadei, Nikola Vlasic; Giovanni Simeone |
| AC Milan | 3-4-2-1 | Mike Maignan; Mario Gila, Koni De Winter, Strahinja Pavlovic; Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Ardon Jashari, Pervis Estupiñan; Alphadjo Cisse, Ruben Loftus-Cheek; Goncalo Ramos |
Strategi dan Persiapan AC Milan
Ruben Amorim menegaskan bahwa kehadiran sang pemilik klub, Gerry Cardinale, pada pertandingan ini memberikan motivasi lebih bagi tim. Amorim menyampaikan kebanggaannya menjadi pelatih AC Milan dan bertekad membawa tim tampil kompetitif. Ia juga menjelaskan filosofi bermainnya yang mengutamakan pertahanan yang solid sebelum menyerang dengan dominasi bola dan kreativitas.
Beberapa pemain bintang seperti Christian Pulisic dan Luka Modric tidak masuk dalam starting XI karena alasan kebugaran dan strategi. Pulisic masih dalam proses pemulihan cedera serius yang dialaminya sebelumnya, sementara Modric dipersiapkan sebagai opsi cadangan. Beberapa pemain kunci lainnya seperti Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, Christopher Nkunku, dan Rafael Leao absen dari skuad karena proses transfer yang sedang berlangsung.
Penghormatan untuk Franco Baresi
Musim ini, AC Milan juga mengenang legenda mereka, Franco Baresi, dengan mengenakan patch khusus bertuliskan “6 per sempre” pada lengan kiri jersey yang akan dipakai sepanjang musim. Patch ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan sejarah Baresi sebagai kapten legendaris Milan selama lebih dari 700 pertandingan.
Patch tersebut pertama kali dikenakan oleh tim wanita Milan dalam pertandingan Serie A Women’s Cup dan akan dipakai oleh tim utama pria pada laga melawan Torino. Penggemar dapat memperoleh patch ini secara gratis dengan pembelian jersey resmi musim 2026/27 di toko resmi AC Milan.
AC Milan dan Torino sama-sama menaruh harapan besar pada laga ini untuk membuka musim dengan hasil positif. Pertandingan menjadi ajang pembuktian bagi pelatih baru dan para pemain untuk menunjukkan potensi terbaik mereka di pentas Serie A.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












