CFD Ampera-Sudirman Ditiadakan Sementara, Palembang Fokus Sukseskan Mandiri Ampera Tourism Run 2026
Kontroversi Sementara CFD untuk Fokus Event Nasional
Plat Merah – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengambil keputusan kontroversial dengan meniadakan sementara Car Free Day (CFD) Ampera-Sudirman pada Minggu (28/6/2026). Kebijakan ini diambil karena kawasan Jembatan Ampera, simbol Ibu Kota Sumsel, akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Mandiri Ampera Tourism Run 2026. Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, menegaskan bahwa penghentian CFD hanya bersifat insidental dan tidak mengurangi komitmen pemerintah terhadap warga yang telah menjadikan CFD sebagai ruang publik sejak 2023.
Strategi Pariwisata: Menggabungkan Olahraga, Budaya, dan Ekonomi
Mandiri Ampera Tourism Run memasuki tahun ketiganya sebagai salah satu inisiatif utama pemerintah dalam mempromosikan sport tourism. Event ini dirancang untuk menjadi katalisator transformasi sektor pariwisata kota dengan menggabungkan tiga elemen kunci: olahraga, budaya, dan ekonomi kreatif. Berikut data strategis event 2026 yang dirangkum:
| Kategori Lari | Jarak | Target Peserta | Inovasi Teknologi |
|---|---|---|---|
| 5K | 5 Kilometer | 1.500 peserta | Timing Chip System |
| 10K | 10 Kilometer | 2.000 peserta | Timing Chip System |
| Half Marathon | 21 Kilometer | 1.500 peserta | Timing Chip System |
| Total | – | 5.000 peserta | – |
Rute dan Warisan Budaya
Perjalanan para pelari akan melintasi ikon-ikon kota yang sarat nilai sejarah. Berikut rute resmi 2026:
- Start: Jembatan Ampera
- Kawasan BKB: Benteng Kuto Besak (BKB) sebagai kawasan cagar budaya
- Titik Wisata: Monumen Adipura, Museum Palembang, dan Kampung Kapitan
- Finish: Kembali ke Jembatan Ampera
Dampak Ekonomi dan Perspektif Jangka Panjang
Event ini diharapkan berkontribusi signifikan pada perekonomian kota. Berikut estimasi potensi pendapatan:
| Kategori | 2025 | 2026 Target |
|---|---|---|
| Pajak Hotel | RP 250 Juta | RP 400 Juta |
| Pajak Restoran | RP 180 Juta | RP 300 Juta |
| Pajak Hiburan | RP 120 Juta | RP 200 Juta |
| Total | RP 550 Juta | RP 900 Juta |
Kronologi Pengembangan Event
Mandiri Ampera Tourism Run mencatat kemajuan pesat sejak peluncuran pertama. Berikut evolusi event tersebut:
- 2024: Peluncuran perdana dengan 3.500 peserta dan 1 kategori lari (10K)
- 2025: Penambahan kategori 5K, target peserta 4.500, dan kerjasama dengan 12 hotel lokal
- 2026: Penambahan Half Marathon, timing chip system, kerjasama internasional dengan 3 negara
Tantangan dan Perspektif Jangka Panjang
Walaupun penuh potensi, event ini menghadapi tantangan seperti koordinasi antar instansi, manajemen lalu lintas selama pelaksanaan, dan persaingan dengan event internasional di kawasan. Namun, pemerintah optimis dapat menjadikannya sebagai event bertaraf dunia dengan:
- Memperluas kerjasama dengan pelaku pariwisata global
- Meningkatkan infrastruktur pendukung (alun-alun, akses transportasi)
- Mengembangkan program pelatihan pelari lokal untuk kompetisi internasional
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, menegaskan visi jangka panjang: “Kami ingin menjadikan Ampera Tourism Run sebagai event yang menginspirasi wisatawan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Palembang yang unik.”
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












