Pariwisata Labuan Bajo Berangsur Pulih Usai Gempa, Taman Nasional Komodo Tetap Buka

Pariwisata Labuan Bajo Berangsur Pulih Usai Gempa, Taman Nasional Komodo Tetap Buka

PlatMerah.com, Labuan Bajo – Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai berangsur pulih setelah wilayah ini diguncang gempa bumi. Berbagai destinasi wisata dan fasilitas pendukung kembali beroperasi normal, termasuk Bandara Internasional Komodo yang melayani penerbangan sesuai jadwal.

Destinasi Wisata dan Fasilitas Transportasi Beroperasi Normal

Sejumlah tempat wisata seperti Gua Rangko melanjutkan aktivitasnya dengan kondisi sarana dan prasarana yang telah dinyatakan aman. Desa Wisata Compang Liang Ndara kembali dibuka sejak Sabtu (22/8/2026), sementara Desa Wisata Wae Lolos juga tetap menerima kunjungan wisatawan tanpa hambatan.

Taman Nasional Komodo Tetap Buka dengan Protokol Keselamatan

Aktivitas di Taman Nasional Komodo juga berjalan normal. Pelayaran menuju kawasan ini terus beroperasi dengan mengutamakan aspek keselamatan pengunjung. Menteri Pariwisata Widiyanti menegaskan bahwa Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan, namun mengingat adanya gempa susulan, wisatawan dan pelaku usaha pariwisata diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas terkait.

“Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan dan aktivitas pariwisata secara umum berjalan. Namun, kami tetap meminta seluruh wisatawan dan pelaku pariwisata untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti setiap arahan dari otoritas terkait karena gempa susulan masih terjadi,” ujar Widiyanti dalam keterangan resmi.

Pemantauan dan Informasi dari BPOLBF

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus memantau kondisi fasilitas seperti hotel, restoran, kafe, destinasi wisata, fasilitas publik, serta akses transportasi di Labuan Bajo dan wilayah Flores. BPOLBF juga menyediakan layanan informasi guna membantu wisatawan mendapatkan update mengenai kondisi destinasi dan keamanan perjalanan pasca gempa.

Pelabuhan dan Pelayaran Tetap Beroperasi

BPOLBF bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo menegaskan bahwa informasi mengenai penutupan pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo adalah tidak benar. Penutupan terkait potensi gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah selatan Selat Sape, namun pelabuhan di Labuan Bajo tetap melayani operasional kapal dan penumpang.

Layanan angkutan perintis juga masih berjalan normal tanpa perubahan trayek atau deviasi. Meskipun aktivitas wisata mulai pulih, wisatawan diimbau untuk selalu memperhatikan informasi resmi dan mematuhi arahan petugas demi menjaga keselamatan selama berada di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup