Magister Ekonomi Pembangunan FEB UTU Gelar Ujian Proposal Tesis Mahasiswa LPP RRI

Magister Ekonomi Pembangunan FEB UTU Gelar Ujian Proposal Tesis Mahasiswa LPP RRI

Awal Budaya Penelitian Akademik di Aceh

Plat Merah – Universitas Teuku Umar (UTU) kembali mencatatkan sejarah dalam pengembangan pendidikan tinggi di Aceh. Program Studi Magister Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UTU menggelar ujian proposal tesis perdana bagi mahasiswa pascasarjana angkatan 2024. Kegiatan yang dihelat di Ruang Seminar II, Gedung C Lantai 3 Kampus UTU, Alue Peunyareng, Aceh Barat, pada 6 Juli 2026, merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem riset yang berkelanjutan di provinsi yang tengah berupaya pemulihan ekonomi pasca-konflik.

Konteks Pendidikan Pascasarjana di Aceh

Program Magister Ekonomi Pembangunan UTU, yang berdiri sejak 2023, menjuarai inovasi pendidikan dengan fokus pada perekonomian daerah. Aceh, sebagai provinsi dengan potensi alam melimpah tetapi dihantam krisis ekonomi akibat konflik dan bencana alam, membutuhkan penelitian berbasis data untuk merumuskan kebijakan efektif. Sidang proposal tesis ini menjadi tonggak awal implementasi kurikulum yang menekankan solusi praktis bagi isu-isu lokal.

Profil Peserta dan Topik Penelitian

Nama MahasiswaTopik PenelitianPembimbingPenguji
Yuliana SariAnalisis Pengaruh Kinerja Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan EkonomiDr. Hamdi Harmen, Dr. Sri Rosmiati SaniDr. Aglis Andhita Hatmawan, Dr. Helmi Noviar
Faris MubarakAnalisis Determinan PDRB Sektor Perikanan di AcehDr. Aglis Andhita Hatmawan, Dr. Helmi NoviarDr. Hamdi Harmen, Dr. Sri Rosmiati Sani

Kedalaman Materi Penelitian

Penelitian Yuliana Sari berpotensi mengungkap keterkaitan antara pengelolaan anggaran daerah dengan pertumbuhan ekonomi Aceh Barat. Sementara penelitian Faris Mubarak fokus pada sektor perikanan, yang menjadi tulang punggung ekonomi wilayah Barat Selatan Aceh. Keduanya melibatkan pendekatan kuantitatif dengan data primer dan sekunder dari BPS serta Dinas Perikanan.

Kronologi Tahapan Akademik

  • Januari 2025: Penerimaan mahasiswa angkatan pertama
  • Agustus 2025: Penyusunan kerangka penelitian
  • Desember 2025: Konsultasi dosen pembimbing
  • Juni-Juli 2026: Persiapan dan ujian proposal
  • Oktober 2026: Pengumpulan data lapangan
  • Maret 2027: Sidang tesis akhir

Visi Dekan FEB UTU

Dr. Hamdi Harmen, Dekan FEB UTU, menegaskan bahwa acara ini lebih dari sekadar administrasi akademik. “Kami ingin menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi syarat gelar, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat Aceh,” ujarnya. Ia menilai riset yang berkualitas dapat mendorong kebijakan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dampak Potensial bagi Aceh

Kedua penelitian ini bisa menjadi dasar formulasi kebijakan fiskal daerah dan pengembangan ekonomi maritim. Yuliana Sari, misalnya, menekankan perluasan akses ke sumber keuangan daerah untuk memicu investasi. Sementara Faris Mubarak menyoroti perlunya diversifikasi model usaha perikanan untuk mengatasi fluktuasi harga global.

Tantangan dan Peluang

Program ini menghadapi tantangan dalam memastikan keterlibatan aktif pemerintah daerah dan sektor swasta. Namun, keterbukaan UTU terhadap kolaborasi lintas sektor menjadi modal kuat. Rektor UTU sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk menghubungkan hasil penelitian dengan pelaku usaha lokal.

Di tengah perjalanan ini, Program Magister Ekonomi Pembangunan FEB UTU membuktikan bahwa pendidikan tinggi bisa menjadi motor penggerak transformasi ekonomi Aceh. Dengan menggabungkan ketatnya standar akademik dan sensitivitas terhadap konteks lokal, UTU berharap menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan abad ke-21.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup