Disperpusip Kota Batu Hadirkan BABEKU Fun Holiday: Inovasi Pendidikan Anak di Tengah Libur Sekolah
Latar Belakang dan Tujuan Program BABEKU Fun Holiday
Plat Merah – Disperpusip Kota Batu terus berinovasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya anak-anak, dalam kegiatan edukatif selama masa libur sekolah. Program BABEKU Fun Holiday (Belajar, Bermain, dan Berkarya) merupakan upaya strategis untuk mengakomodasi kebutuhan anak-anak dalam mengisi waktu liburan dengan aktivitas yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Program ini diluncurkan di Layanan Perpustakaan Hutan Kota Jalan Sultan Agung, sebuah ruang publik yang dikembangkan menjadi pusat belajar multidisiplin.
Konsep dan Struktur Kegiatan
Pelaksanaan BABEKU Fun Holiday dirancang melalui serangkaian kegiatan interaktif yang menggabungkan aspek pendidikan formal dan informal. Kegiatan pertama, “Magic Aquarium Project” (7 Juli 2026), mengajak peserta untuk membuat akuarium dari galon bekas sambil belajar Bahasa Inggris bertema dunia bawah laut. Kolaborasi dengan AVA English memastikan pengintegrasian pembelajaran bahasa yang kontekstual dan menyenangkan.
- Materi Pembelajaran: Menggunakan peralatan daur ulang untuk menanamkan nilai lingkungan.
- Keterampilan yang Dikembangkan: Kreativitas, kerajinan tangan, dan komunikasi dalam Bahasa Inggris.
- Target Peserta: Anak-anak usia 6–12 tahun dengan kapasitas 50 peserta per sesi.
Kegiatan kedua, “Eco Kids Adventure” (8 Juli 2026), fokus pada edukasi pengelolaan sampah dan pembuatan kompos. Dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, program ini menyasar aspek ekologis melalui praktik langsung. Anak-anak akan belajar mengklasifikasi sampah, membuat kompos organik, dan memahami pentingnya keberlanjutan lingkungan.
Kronologi Implementasi Program
| Tanggal | Kegiatan | Kolaborator | Target Pembelajaran |
|---|---|---|---|
| 7 Juli 2026 | “Magic Aquarium Project” | AVA English | BAHASA INGGRIS dan KREATIVITAS |
| 8 Juli 2026 | “Eco Kids Adventure” | Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu | PENGELOLAAN SAMPAH dan EKOSISTEM |
Dampak dan Implikasi Program
Program BABEKU Fun Holiday memiliki potensi signifikan dalam mengubah peran perpustakaan dari tempat penyimpanan buku menjadi pusat pembelajaran holistik. Dampak positif yang diharapkan meliputi:
- Penumbuhan Literasi: Meningkatkan minat baca melalui aktivitas yang menyenangkan.
- Pengembangan Multidisiplin: Keterampilan kreatif, lingkungan, dan komunikasi bersamaan.
- Penguatan Kolaborasi: Membangun sinergi antarinstansi (pendidikan, lingkungan, dan komunitas).
Konteks Nasional: Tren Pendidikan Inovatif
Langkah Kota Batu sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menggalakkan pendidikan karakter dan literasi sejak dini. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) telah mendorong pengintegrasian kegiatan praktis dan interaktif ke dalam kurikulum. BABEKU Fun Holiday menjadi contoh konkret kebijakan tersebut di tingkat lokal.
Respons Komunitas dan Tantangan
Menurut Ernawati Wahyuningsih, Kepala Bidang Perpustakaan Disperpusip, program ini telah menerima antusiasme tinggi dari orang tua dan guru. Namun, tantangan utama meliputi:
- Ketersediaan dana untuk ekspansi program.
- Pengembangan kurikulum yang berkelanjutan.
- Pemantauan dampak jangka panjang terhadap kebiasaan belajar anak.
“Kami melihat perpustakaan sebagai ruang transformasi. Dengan BABEKU Fun Holiday, kami ingin membuktikan bahwa belajar bisa menyenangkan sekaligus bermakna,” tutur Ernawati.
Program ini juga mencerminkan peran aktif pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital. Dengan menggabungkan teknologi, seni, dan lingkungan, Disperpusip Kota Batu membuka jalan bagi inovasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












