Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Wako Agung Tinjau Sekolah dan Sapa Siswa
Wali Kota Pekanbaru Tinjau Hari Pertama Belajar Tatap Muka
PlatMerah.com, Pekanbaru – Hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM) di Pekanbaru kembali berjalan di SD Negeri 84 dan SMP Negeri 22 setelah kondisi udara membaik. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, turun langsung meninjau pelaksanaan PTM sekaligus menyapa para siswa yang kembali ke sekolah setelah beberapa waktu belajar dari rumah akibat kabut asap.
Kehadiran Wako Agung tidak hanya untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar, tetapi juga untuk melihat kondisi siswa setelah menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa kabut asap. Senyum dan semangat terlihat kembali di wajah para pelajar, yang kini dapat bertatap muka langsung dengan guru dan teman-temannya.
Suasana Belajar Kembali Normal
Di SD Negeri 84 Pekanbaru, Wali Kota Agung menyapa siswa dan mengamati aktivitas belajar di dalam kelas. Ia menyampaikan kegembiraannya melihat anak-anak kembali belajar secara langsung, yang memberikan pengalaman dan kebahagiaan tersendiri bagi mereka.
“Alhamdulillah senang bisa menyapa anak-anak. Karena memang rindu juga bisa sekolah tatap muka. Mereka bisa kembali bertemu guru dan teman-temannya,” ujar Agung.
Perbaikan Kondisi Udara sebagai Kunci Kembali PTM
Kembalinya siswa ke sekolah di Kota Pekanbaru menjadi tanda bahwa kondisi udara mulai membaik setelah terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah memutuskan melaksanakan pembelajaran tatap muka kembali setelah kualitas udara membaik dan jarak pandang kembali normal.
Wali Kota Agung menjelaskan, “Asap sudah jauh berkurang dan langit mulai terlihat biru.” Penurunan status penanganan karhutla dari tanggap darurat menjadi siaga darurat didukung oleh curah hujan yang meningkat, membantu mengurangi kabut asap di wilayah tersebut.
Apresiasi untuk Guru dan Orang Tua
Selain memantau pelaksanaan belajar tatap muka, Wali Kota Agung juga memberikan apresiasi tinggi kepada para guru yang selama masa PJJ tetap bekerja keras mempersiapkan pembelajaran. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang mendampingi anak-anak belajar dari rumah.
“Terima kasih kepada guru yang selama belajar jarak jauh tetap mempersiapkan semua hal, dan juga kepada orang tua yang sudah mendampingi anak-anak,” ujarnya.
Harapan untuk Pendidikan yang Lebih Baik
Peninjauan juga dilakukan di SMP Negeri 22 Pekanbaru, di mana Wali Kota memastikan kegiatan belajar berjalan normal dengan protokol kesehatan yang ketat. Hari pertama PTM menjadi momen penting bagi siswa, guru, dan orang tua setelah sebelumnya kelas harus ditinggalkan sementara waktu karena kondisi udara yang tidak mendukung.
Pemerintah Kota Pekanbaru berharap kondisi udara dan cuaca terus membaik agar proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal. Dengan demikian, anak-anak dapat kembali belajar, bermain, dan bersosialisasi di lingkungan sekolah secara sehat dan aman.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












