Dosen Unsri Edukasi 40 Santri di Palembang tentang Postur Duduk Sehat, Cegah Gangguan Kesehatan dan Tingkatkan Fokus Belajar
PlatMerah.com, Palembang – Universitas Sriwijaya (Unsri) telah melaksanakan edukasi kesehatan kepada 40 santri di Pondok Pesantren Abi Ummi KH. Sarmadi, Palembang, terkait pentingnya menjaga postur duduk yang benar selama proses belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah gangguan kesehatan muskuloskeletal sekaligus meningkatkan fokus belajar para santri.
Fakta Utama Edukasi Postur Duduk Sehat
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berlangsung pada tanggal 7 November 2026 ini diikuti oleh 40 santri dan didampingi empat guru. Tim pelaksana dari Unsri menyampaikan materi tentang risiko kebiasaan duduk yang salah dan cara menerapkan posisi duduk ideal untuk menjaga kesehatan tubuh. Edukasi ini sangat penting karena postur duduk yang tidak tepat dan durasi duduk yang lama dapat menyebabkan gangguan pada otot, tulang belakang, serta jaringan tubuh lain.
Pentingnya Postur Duduk yang Benar
Ketua tim pelaksana, Arwan Bin Laeto, S.Pd., M.Kes, menjelaskan bahwa remaja, termasuk santri, rentan mengalami gangguan muskuloskeletal akibat postur duduk yang kurang baik. Oleh karena itu, edukasi sejak usia sekolah sangat diperlukan untuk membentuk kebiasaan yang sehat. Catherine Dwi Augusthi, S.KM., M.KM, pakar ergonomi dan fisiologi kerja dari Fakultas Kedokteran Unsri, menguraikan dampak fisiologis negatif yang dapat muncul akibat posisi duduk yang salah, seperti gangguan pencernaan, saraf, dan aliran darah.
Demonstrasi dan Praktik Postur Duduk Ideal
Selain materi teori, kegiatan ini juga mencakup demonstrasi langsung oleh M. Iman Tarmizi Thaher, S.Kep., M.Bmd, yang melibatkan santri sebagai model untuk memperagakan posisi duduk yang tepat, termasuk posisi kepala, punggung, dan kaki. Para santri juga berpartisipasi dalam praktik terpimpin untuk mengaplikasikan prinsip ergonomi dalam aktivitas belajar sehari-hari.
Penerapan Teknologi Pendukung Postur Tubuh
Tim Unsri memperkenalkan teknologi pendukung seperti Back Posture Magnetic Corrector, sebuah perangkat yang membantu mengatur postur bagian atas tubuh, serta meja ergonomis untuk membantu posisi kepala dan leher saat membaca. Santri juga dikenalkan dengan Scan Body Composition Monitor sebagai alat pemantau komposisi tubuh. Perangkat tersebut diserahkan kepada pihak pesantren sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan.
Persiapan Kader Santri untuk Keberlanjutan
Untuk memastikan edukasi ini berlanjut, tim Unsri membentuk kader pelajar yang berperan sebagai pelatih latihan fisik dan fleksibilitas tubuh di lingkungan pesantren. Dengan adanya kader tersebut, diharapkan kebiasaan menjaga postur duduk sehat dapat terus diterapkan secara konsisten.
Konteks dan Dampak Program
Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya poin ketiga tentang Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan. Program ini juga merupakan bagian dari upaya Diktisaintek Berdampak melalui riset dan inovasi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Melalui edukasi ini, Unsri berharap para santri dapat menjaga kesehatan tubuh sejak usia remaja, meningkatkan kenyamanan, serta fokus selama proses pembelajaran berlangsung.
Penutup
Dengan pemahaman dan kebiasaan postur duduk yang benar, santri tidak hanya terhindar dari gangguan kesehatan muskuloskeletal, tetapi juga dapat meningkatkan efektivitas belajar melalui peningkatan konsentrasi dan kenyamanan selama aktivitas belajar. Edukasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung kesehatan generasi muda di lingkungan pesantren dan sekitarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














