Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan Penerimaan Surat Kepercayaan 8 Dubes, Total Kini 17 Dubes Resmi Bertugas

Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan Penerimaan Surat Kepercayaan 8 Dubes, Total Kini 17 Dubes Resmi Bertugas

Plat Merah – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menerima penyerahan surat kepercayaan dari delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Dalam prosesi diplomatik yang khidmat tersebut, Prabowo sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerimaan surat kepercayaan 8 dubes [titlebase] yang seharusnya dilakukan lebih awal. Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta menjelaskan bahwa penundaan murni disebabkan oleh padatnya agenda Presiden sejak dilantik, tanpa ada unsur kesengajaan. “Presiden sudah menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan ini kepada seluruh para Dubes,” ujar Anis Matta di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Prosesi penyerahan surat kepercayaan diawali dengan penyambutan resmi di Istana Merdeka, di mana lagu kebangsaan masing-masing negara diperdengarkan sebagai penghormatan. Para duta besar kemudian memasuki ruang kredensial secara bergantian untuk menyerahkan dokumen resmi kepada Presiden. Setelah sesi foto bersama, Prabowo menerima para dubes dalam pertemuan di veranda belakang Istana. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerimaan surat kepercayaan 8 dubes [titlebase] secara langsung, menegaskan bahwa keterlambatan bukanlah niat untuk menunda hubungan diplomatik.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Wamenlu Arif Havas Oegroseno menyatakan bahwa Presiden menyambut gembira kehadiran para duta besar dan menekankan prinsip-prinsip dasar politik luar negeri Indonesia. Delapan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan pada Senin tersebut berasal dari berbagai negara sahabat, termasuk Guatemala, Qatar, Kenya, Fiji, Maroko, dan lainnya.

Keesokan harinya, Selasa (9/6/2026), Presiden Prabowo kembali menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar lainnya di Istana Merdeka. Dengan demikian, total telah 17 duta besar negara sahabat yang resmi memulai tugas diplomatik di Indonesia. Wamenlu Arrmanatha Nasir mengonfirmasi bahwa seluruh prosesi berjalan lancar. “Sudah, sudah selesai (semua Dubes),” katanya dalam konferensi pers.

Penyerahan surat kepercayaan ini menjadi simbol penguatan hubungan diplomatik Indonesia dengan berbagai mitra global. Prabowo sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerimaan surat kepercayaan 8 dubes [titlebase] menjadi momen penting yang menunjukkan sikap terbuka dan tanggung jawab pemerintah dalam menjaga hubungan internasional. Dengan rampungnya prosesi ini, para duta besar kini dapat menjalankan tugas diplomatik mereka secara penuh di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta para wakil menteri luar negeri. Kehadiran para pejabat tinggi negara menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempererat hubungan bilateral. Kesimpulannya, permohonan maaf Presiden Prabowo tidak hanya diterima dengan baik oleh para duta besar, tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalin kerja sama internasional yang erat dan saling menguntungkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup