Danlanud Sri Mulyono Herlambang Resmi Bertugas di Sumsel, Herman Deru Tekankan Sinergi dan Penanganan Karhutla

Danlanud Sri Mulyono Herlambang Resmi Bertugas di Sumsel, Herman Deru Tekankan Sinergi dan Penanganan Karhutla

Pertemuan Strategis Gubernur Herman Deru dan Danlanud Baru

Plat Merah – Palembang, Sumselupdate.com – Kedatangan Kolonel Penerbang Asep Wahyu Wijaya sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sri Mulyono Herlambang Palembang pada 25 Mei 2026 menandai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan militer. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menerima kunjungan silaturahmi pejabat baru ini di Ruang Tamu Gubernur, dengan fokus pada peningkatan sinergi untuk pembangunan daerah dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Latar Belakang Danlanud yang Baru

Kolonel Asep Wahyu Wijaya, alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1999, memiliki karier yang panjang dalam TNI AU, termasuk pengalaman di berbagai satuan operasional dan latihan militer. Kepemimpinannya di Sumsel diharapkan mampu memperkuat peran Lanud Sri Mulyono Herlambang sebagai pusat penerbangan militer yang mendukung keamanan nasional sekaligus kebutuhan pemerintah daerah.

Komitmen Bersama untuk Penanganan Karhutla

Karhutla menjadi fokus utama dalam diskusi antara Herman Deru dan Kolonel Asep. Dalam dua dekade terakhir, Sumsel menghadapi tantangan serius akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di musim kemarau. Kolaborasi antara Lanud dan Pemprov telah berjalan efektif, terutama dalam penerbangan pemantauan, evakuasi korban, dan distribusi air untuk pemadaman.

TahunJumlah KarhutlaKontribusi Lanud
20211.200 hektare150 penerbangan pemadaman
2022950 hektare120 penerbangan pemadaman

Tantangan dan Prioritas Lanud Baru

  • Penyelesaian administrasi aset milik Lanud yang masih dalam proses hukum.
  • Pemanfaatan optimal bangunan eks VIP Bandara Lama yang telah direnovasi.
  • Peningkatan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mencegah konflik sosial.

Kondisi Kondusif Sumsel dan Peran Lanud

Herman Deru menekankan bahwa Sumatera Selatan dikenal sebagai daerah yang kondusif, dengan tingkat konflik nol (zero conflict) selama bertahun-tahun. Lanud diharapkan tidak hanya mendukung keamanan fisik wilayah, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam program pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Kronologi Kepemimpinan Danlanud

  1. 2019-2022: Menjabat sebagai Komandan Skuadron Udara 1.
  2. 2023-2025: Mengawasi pelatihan penerbangan di AAU.
  3. 2026: Menjabat sebagai Danlanud Sri Mulyono Herlambang.

Dampak Kolaborasi Terhadap Masyarakat

Dengan sinergi yang lebih kuat, beberapa proyek strategis dapat direalisasikan, seperti:

  • Pengadaan drone pemantau karhutla berbasis AI.
  • Pelatihan warga desa dalam pencegahan dini karhutla.
  • Peningkatan akses layanan kesehatan melalui evakuasi udara.

Peran Lanud juga akan memperkuat sektor pariwisata Sumsel, khususnya dalam pengelolaan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai pintu gerbang ke Sumatera Selatan.

Penutup

Kolaborasi antara Gubernur Herman Deru dan Kolonel Asep Wahyu Wijaya mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kesejahteraan, dan pembangunan daerah. Dengan strategi yang terintegrasi dan dukungan dari semua pihak, Sumatera Selatan diharapkan terus menjadi contoh daerah yang harmonis dan produktif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup