Polri soal Mal Pasang Pagar: Jangan Termakan Isu, Orang Pagari Rumah Itu Biasa

Polri soal Mal Pasang Pagar: Jangan Termakan Isu, Orang Pagari Rumah Itu Biasa

PlatMerah.com, Jakarta – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol Fadil Imran menanggapi fenomena sejumlah mal dan gedung yang memasang pagar tinggi. Ia meminta masyarakat tidak termakan isu yang mengaitkan pemasangan pagar tersebut dengan potensi gangguan keamanan, khususnya pada Agustus 2026.

Menurut Fadil, berdasarkan pemantauan Polri melalui Daily Operating Reporting System (DORs), belum ada indikasi potensi gangguan kamtibmas yang menonjol. Ia menegaskan bahwa membangun pagar adalah hal yang lazim dan tidak seharusnya dimaknai sebagai pertanda akan terjadi sesuatu.

Pagar Bukan Pertanda Gangguan Keamanan

Fadil menyampaikan hal tersebut di GOR UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Sabtu (18/1/2026). Ia merespons narasi yang beredar di masyarakat yang mengaitkan pemasangan pagar di sejumlah mal dan gedung dengan situasi keamanan pada bulan Agustus.

“Sampai hari ini berdasarkan data DORs, Daily Operating Reporting System, tidak ada hal yang menonjol. Ya, tidak ada. Jadi, masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan kamtibmas yang mencemaskan,” kata Fadil.

Ia kemudian menanggapi isu yang mengaitkan pemasangan pagar dengan situasi keamanan. Menurutnya, pembangunan pagar merupakan hal yang lazim dan tidak semestinya dimaknai sebagai pertanda akan terjadi sesuatu.

“Saya kira orang memagari rumahnya kan biasa. Jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya ya, teman-teman sekalian,” ujar Fadil.

Polri Siaga Setiap Hari

Fadil pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap narasi yang beredar tanpa dasar yang jelas. Ia menegaskan, hingga saat ini Polri tidak melihat adanya kondisi yang perlu dikhawatirkan.

Terkait langkah antisipasi Polri, khususnya mengingat Agustus tahun lalu merupakan momen terjadinya demonstrasi hingga menimbulkan kericuhan, Fadil menegaskan tidak ada pengamanan yang bersifat khusus. Menurut dia, kesiapsiagaan merupakan tugas yang dilakukan setiap hari, bukan hanya pada momen tertentu.

“Polisi ini enggak pernah ada antisipasi khusus. Setiap hari kita siaga terus, Brimob siaga, Sabhara siaga, ya. Jadi enggak ada, biasa saja. Semua kita siaga selalu,” kata dia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup