Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
PlatMerah.com – Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut secara profesional dan tuntas dugaan pelibatan anak dalam promosi produk rokok elektrik atau vape yang kini tengah ditangani Polda Metro Jaya. Ia menegaskan pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk eksploitasi, termasuk eksploitasi untuk kepentingan komersial.
Desakan Penegakan Hukum Tegas
Adang menegaskan bahwa apabila dalam proses penyelidikan ditemukan pelanggaran hukum, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Anak-anak tidak boleh dijadikan objek promosi produk yang mengandung zat adiktif. Negara memiliki kewajiban melindungi anak dari eksploitasi yang bisa membahayakan tumbuh kembang mereka.
Kebebasan Berekspresi dan Tanggung Jawab Moral
Perkembangan teknologi dan media sosial membuka ruang promosi yang sangat luas, namun kebebasan berekspresi tidak boleh mengesampingkan tanggung jawab hukum dan moral, terutama saat melibatkan anak di bawah umur. Adang mengingatkan para kreator konten dan pelaku usaha digital bahwa media sosial bukan ruang tanpa aturan.
Perlindungan Anak dari Eksploitasi Digital
Menurut Adang, anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga dari paparan berbahaya bagi kesehatan dan masa depan mereka. Oleh sebab itu, setiap bentuk promosi produk yang melibatkan anak harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan. Ia juga mengajak platform digital, orang tua, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan aktivitas digital anak serta meningkatkan literasi digital agar anak tidak menjadi sasaran eksploitasi atau promosi produk yang tidak layak.
Dukungan DPR untuk Aparat Penegak Hukum
Adang menegaskan akan terus mendukung aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia juga mendorong penguatan perlindungan anak di ruang digital agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Pesan Penting untuk Semua Pihak
- Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.
- Anak tidak boleh dijadikan alat untuk keuntungan ekonomi.
- Keselamatan, kesehatan, dan masa depan anak harus menjadi prioritas utama.
Dengan desakan ini, diharapkan aparat kepolisian dapat segera mengambil langkah tegas dalam mengusut kasus pelibatan anak dalam promosi vape di media sosial, sekaligus memperkuat perlindungan anak secara menyeluruh di era digital.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













