Hanura Ganti Logo Jadi Singa, Ajak Kader Parpol Lain Bergabung
PlatMerah.com, Kalimantan Utara – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengumumkan perubahan identitas partai melalui logo baru berbentuk singa, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Selain perubahan logo, Hanura membuka pintu bagi kader partai politik lain yang ingin bergabung dan berjuang bersama membangun Indonesia melalui jalur politik.
Perubahan Logo dan Identitas Partai
Perubahan logo Hanura menjadi bentuk singa merupakan simbol semangat baru partai dalam memperkuat struktur dan visi politiknya. Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) DPP Hanura, Patrice Rio Capella, menyampaikan bahwa peluncuran resmi logo baru, warna bendera, serta visi baru akan dilakukan setelah konsolidasi nasional di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan selesai dilakukan secara menyeluruh.
“Kita akan launching logo ini secara resmi setelah kami menyelesaikan konsolidasi nasional 100 persen di provinsi, 100 persen di kabupaten/kota, dan 100 persen di kecamatan,” ujar Rio Capella.
Rumah Terbuka bagi Kader Partai Lain
Hanura menempatkan diri sebagai rumah terbuka (melting pot) bagi seluruh anak bangsa, termasuk kader partai politik lain yang memiliki visi dan perjuangan sejalan dengan Hanura. Rio Capella menegaskan bahwa partai ini siap menerima siapa pun yang ingin membangun Indonesia melalui politik.
“Bagi anak bangsa yang meyakini bahwa dengan cara-cara politik kita bisa membangun Indonesia, Hanura akan membuka diri. Dari partai mana pun yang akan berjuang bersama-sama dan sevisi dengan perjuangan Hanura, pasti kita terima,” jelasnya.
Konsolidasi dan Persiapan Pemilu 2029
Dalam rangka menyambut Pemilu 2029, Hanura tengah melakukan konsolidasi serius hingga tingkat daerah. Di Kalimantan Utara, partai ini berhasil meraih 17 kursi di berbagai tingkatan legislatif, termasuk tiga kursi di provinsi dan posisi pimpinan DPRD. Hal ini menjadi modal penting dalam memperkuat posisi Hanura di wilayah tersebut.
Rio Capella menekankan kesiapan mesin partai dalam menghadapi tahapan pemilu, meskipun aturan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) belum pasti. Menurutnya, Hanura harus siap menghadapi segala kondisi dan pertarungan politik yang keras.
“Kita belum tahu berapa persennya, tetapi Hanura harus memastikan bahwa partai ini siap dalam kondisi apa pun, sekeras apa pun pertarungan pada Pemilu 2029,” tegas Rio.
Target Politik di Kalimantan Utara
Ketua DPD Hanura Kalimantan Utara, Ingkong Ala, menyatakan kesiapan memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah dengan strategi gotong royong. Ia menargetkan peningkatan jumlah kursi DPRD provinsi dari tiga menjadi lima atau enam, serta mengembalikan posisi pimpinan DPRD di Kaltara.
“Kami optimistis, tidak ingin memasang target yang muluk-muluk, tetapi minimal kami akan kembali ke posisi unsur pimpinan DPRD Kaltara,” kata Ingkong Ala.
Strategi Konsolidasi Nasional
Hanura akan melaksanakan konsolidasi nasional masif selama dua tahun ke depan guna memperkuat struktur partai secara menyeluruh. Rio Capella yakin kerja keras kader akan menghasilkan hasil maksimal dan membawa Hanura kembali ke Senayan pada Pemilu 2029.
“Kami meyakini bahwa tantangan-tantangan itu akan kami hadapi dan akan kami lewati. Kami akan kembali ke Senayan pada 2029 yang akan datang, dan akan kami buktikan dengan kerja keras seperti sekarang,” tutup Rio.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













