TMMD Ke-129: Kodim 0315 Tanjungpinang Bangun Sumur Bor di Desa Lancang Kuning, Bintan
Program TMMD Ke-129: Memperkuat Ketahanan Air di Bintan
Plat Merah – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0315 Tanjungpinang pada Juli 2026 menandai langkah signifikan dalam upaya meningkatkan akses air bersih di wilayah pedesaan Kabupaten Bintan. Pada Kamis, 16 Juli 2026, pasukan TNI bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat memulai pembangunan sumur bor di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Sri Kuala Lobam. Proyek ini tidak hanya menjadi salah satu sasaran fisik TMMD, tetapi juga simbol kepedulian militer terhadap kebutuhan dasar warga.
Latar Belakang Kebutuhan Air Bersih
Desa Lancang Kuning, dengan populasi sekitar 3.200 jiwa, selama bertahun‑tahun mengandalkan sumur dangkal dan air sungai yang kualitasnya menurun selama musim kemarau. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan mencatat bahwa pada tahun 2025 terjadi peningkatan kasus diare akibat konsumsi air tidak layak sebesar 12 %. Kondisi geografis pulau Bintan yang memiliki zona kerapuhan air tanah menuntut solusi jangka panjang yang dapat diandalkan.
Detail Teknis Proyek Sumur Bor
| Item | Detail |
|---|---|
| Lokasi | Desa Lancang Kuning, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Kab. Bintan |
| Mulai Pekerjaan | 16 Juli 2026 |
| Estimasi Selesai | 30 September 2026 |
| Kedalaman Sumur | 120 meter |
| Daya Tampung | 15 m³/jam |
| Anggaran | Rp 1,8 miliar (termasuk pompa, instalasi listrik, dan tangki penampungan) |
| Pelaksana | Kodim 0315 Tanjungpinang, Dinas PUPR Bintan, dan relawan masyarakat |
Stakeholder yang Terlibat
- Komandan Kodim 0315 Tanjungpinang, Kolonel Inf. Abdul Hamid
- Bupati Bintan dan perwakilan Pemerintah Kabupaten
- Kepala Desa Lancang Kuning
- Tim teknis Dinas PUPR Kabupaten Bintan
- Warga setempat yang menjadi relawan konstruksi
Kronologi Pembangunan
- 14 Juli 2026 – Rapat koordinasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten, dan tokoh masyarakat.
- 16 Juli 2026 – Peletakan batu pertama sumur bor oleh Kolonel Abdul Hamid.
- 1 Agustus 2026 – Penyelesaian pengeboran hingga kedalaman 80 meter.
- 15 Agustus 2026 – Instalasi pompa diesel dan sistem distribusi air.
- 30 September 2026 – Serah terima sumur bor kepada Badan Pengelolaan Air Desa (BPAD).
Dampak dan Implikasi Bagi Masyarakat
Setelah operasional, sumur bor diproyeksikan dapat menyediakan air bersih bagi lebih dari 1.200 rumah tangga, mengurangi ketergantungan pada sumber air yang tidak terjamin kualitasnya. Dampak langsung yang diharapkan antara lain:
- Penurunan kasus penyakit bawaan air hingga 40 % dalam dua tahun pertama.
- Peningkatan produktivitas pertanian melalui irigasi tambahan.
- Pengurangan beban biaya pembelian air kemasan bagi keluarga miskin.
Implikasi Lebih Luas
Keberhasilan sumur bor di Lancang Kuning menjadi contoh model kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jika direplikasi di desa‑desa lain di Kepulauan Riau, proyek serupa dapat mempercepat pencapaian target Nasional 2025 tentang 100 % akses air bersih. Selain itu, kehadiran infrastruktur air yang handal membuka peluang investasi di sektor pariwisata ekowisata dan agro‑industri kecil di Pulau Bintan.
Sinergi TNI‑Masyarakat dalam Pembangunan Berkelanjutan
Kolonel Inf. Abdul Hamid menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program infrastruktur, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami tidak hanya membangun jalan, tetapi juga menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan perubahan paradigma militer Indonesia yang semakin menekankan peran sosial‑ekonomi dalam tugas pertahanan.
Dengan sumur bor yang kini siap beroperasi, warga Desa Lancang Kuning dapat menatap masa depan yang lebih sehat dan produktif. Keberhasilan ini menambah catatan positif TMMD Ke-129, sekaligus memperkuat harapan bahwa sinergi lintas sektor akan terus menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan di seluruh pelosok nusantara.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












