Penahbisan dan Peresmian Rumah Dinas Pendeta Fungsional BNKP Jemaat Daro‑daro: Memperkuat Pelayanan Gereja di Nias Selatan

Penahbisan dan Peresmian Rumah Dinas Pendeta Fungsional BNKP Jemaat Daro‑daro: Memperkuat Pelayanan Gereja di Nias Selatan

Latar Belakang Penahbisan dan Peresmian

Plat Merah – Pada Minggu, 19 Juli 2026, Gereja Batak Protestant (BNKP) Resort 6 menggelar acara penahbisan dan peresmian Rumah Dinas Pendeta Fungsional Jemaat Daro‑daro. Rumah dinas yang berlokasi di Desa Hiliabolata, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan ini bukan sekadar bangunan baru, melainkan simbol konkret upaya penguatan jaringan pelayanan rohani di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur gerejawi.

BNKP sendiri merupakan salah satu denominasi Protestan terbesar di Sumatera Utara dan Nias, dengan lebih dari 1,2 juta anggota tersebar di lebih dari 400 jemaat. Resort 6, yang mencakup kabupaten Nias Selatan dan sekitarnya, memiliki tantangan geografis berupa pulau‑pulau kecil, medan berbukit, dan akses transportasi yang terbatas. Oleh karena itu, kehadiran rumah dinas bagi pendeta fungsional menjadi elemen strategis untuk meningkatkan kehadiran rohani, koordinasi program sosial, serta pelayanan pastoral yang lebih responsif.

Rangkaian Acara: Kronologi Lengkap

WaktuKegiatanPihak Penyelenggara
08.00 – 09.00Pendaftaran tamu, penyambutan resmiPanitia Resort 6, Staf Ahli Bupati
09.00 – 09.30Pembacaan Surat Keterangan PenahbisanSekretaris Umum BNKP, Pdt. Yaaman Zega, S.Th., M.Min.
09.30 – 10.15Ibadah Penahbisan dipimpin Ephorus BNKP, Pdt. Otoriteit Dachi, S.Th., M.Si.Ephorus BNKP, Pendeta Resort 6
10.15 – 11.00Khotbah dan pelantikan Pendeta FungsionalPdt. Yaaman Zega (khotbah), Pdt. Niat Sari Wati Waruwu (pelantikan)
11.00 – 11.30Penyampaian sambutan Bupati Nias Selatan dan DPRDStaf Ahli Bupati, Anggota DPRD
11.30 – 12.00Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama gereja‑pemerintahPerwakilan BNKP, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan

Pemimpin Acara dan Tokoh Penting

  • Ephorus BNKP: Pdt. Otoriteit Dachi, S.Th., M.Si.
  • Sekretaris Umum BNKP: Pdt. Yaaman Zega, S.Th., M.Min.
  • Pendeta Resort 6: Pdt. Atisama Zega, B.Th.
  • Pendeta BNKP Jemaat Daro‑daro: Pdt. Yusri Zendrat, S.Th.
  • Pendeta Fungsional yang dilantik: Pdt. Niat Sari Wati Waruwu, S.Th.

Sejarah Ordinasi Pendeta Niat Sari Wati Waruwu

Pdt. Niat Sari Wati Waruwu sebelumnya diangkat sebagai Vikar pada 12 Januari 2025 di BNKP Jemaat Doli‑doli, Resort 22, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat. Selanjutnya, pada 29 Maret 2026, ia resmi diordinasi menjadi Pendeta BNKP di gereja yang sama, menandai perjalanan karier spiritual yang cepat namun didukung oleh pelatihan teologis intensif dan keterlibatan aktif dalam program pelayanan sosial.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Implikasi Sosial‑Ekonomi

Kehadiran perwakilan Bupati Nias Selatan, bersama staf ahli, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat dalam acara ini menegaskan sinergi antara institusi keagamaan dan pemerintahan daerah. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa rumah dinas akan menjadi pusat koordinasi bagi program bantuan kemanusiaan, pendidikan, dan kesehatan yang digalakkan gereja, khususnya di daerah terpencil.

Berikut beberapa implikasi yang diharapkan:

  1. Peningkatan Akses Pelayanan Rohani: Dengan rumah dinas yang lengkap fasilitas (ruang pertemuan, kantor administrasi, dan tempat tinggal), pendeta dapat lebih cepat merespon kebutuhan jemaat, termasuk kunjungan ke rumah-rumah yang sulit dijangkau.
  2. Program Pemberdayaan Ekonomi: Gereja BNKP berencana meluncurkan pelatihan kerajinan tangan dan agribisnis yang akan dikelola dari rumah dinas, membuka lapangan kerja bagi warga setempat.
  3. Kesehatan Masyarakat: Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan untuk penyuluhan kesehatan, imunisasi, dan penanggulangan penyakit menular.
  4. Penguatan Kohesif Sosial: Rumah dinas menjadi ruang dialog lintas agama dan suku, meminimalisir potensi konflik sosial di wilayah yang multietnis.

Analisis Dampak Jangka Panjang

Secara jangka menengah, kehadiran fasilitas ini diproyeksikan meningkatkan partisipasi jemaat dalam kegiatan gereja sebesar 25 % dalam dua tahun pertama. Selain itu, data awal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Nias Selatan menunjukkan potensi penurunan angka migrasi penduduk muda ke kota besar, karena peluang kerja lokal akan terbuka lewat program ekonomi kreatif yang dikelola gereja.

Di sisi lain, keberadaan rumah dinas juga menimbulkan tantangan administratif, seperti kebutuhan pemeliharaan bangunan, pengelolaan dana operasional, serta koordinasi lintas lembaga yang harus diatur secara transparan agar tidak menimbulkan persepsi nepotisme.

Harapan dan Visi Kedepan

Pdt. Niat Sari Wati Waruwu, dalam khotbah penahbisannya, menekankan visi “Gereja sebagai Rumah Kasih yang Membuka Pintu Kesempatan”. Ia berjanji akan memanfaatkan rumah dinas untuk mengoptimalkan layanan pastoral, pendidikan Alkitab, serta program sosial yang menargetkan keluarga miskin, anak yatim, dan lansia.

Selain itu, BNKP Resort 6 menargetkan pembentukan jaringan “Rumah Dinas” serupa di lima desa lain dalam tiga tahun ke depan, dengan dukungan dana hibah pemerintah provinsi dan sumbangan donor internasional.

Penutup

Penahbisan dan peresmian Rumah Dinas Pendeta Fungsional BNKP Jemaat Daro‑daro menjadi tonggak penting bagi revitalisasi pelayanan gereja di Nias Selatan. Lebih dari sekadar bangunan, inisiatif ini mencerminkan kolaborasi dinamis antara lembaga keagamaan dan pemerintahan, yang diharapkan mampu mengangkat kualitas hidup spiritual, sosial, dan ekonomi masyarakat setempat. Dengan semangat pelayanan yang diperbaharui, rumah dinas ini siap menjadi pusat harapan bagi generasi mendatang, menjembatani kebutuhan rohani dan praktis dalam satu ruang yang terintegrasi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup