Leapmotor Kenalkan B10 dan C10 di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal

Leapmotor Kenalkan B10 dan C10 di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal

PlatMerah.com, Jakarta – Leapmotor resmi memasuki pasar otomotif Indonesia dengan meluncurkan dua mobil listrik, B10 dan C10, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kedua model tersebut dipastikan akan dirakit secara lokal melalui kerja sama antara Indomobil dan Stellantis.

Langkah ini menandai komitmen Leapmotor untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, seiring dengan meningkatnya minat konsumen terhadap teknologi ramah lingkungan.

Dua Model Andalan Leapmotor

Sebagai langkah awal, Leapmotor memperkenalkan B10 dan C10, dua SUV listrik yang menawarkan teknologi modern, kualitas berstandar global, dan pengalaman berkendara yang intuitif. B10 dipasarkan dengan harga peluncuran Rp 449 juta dari harga normal Rp 499 juta, sedangkan C10 dibanderol Rp 598 juta dari harga normal Rp 618 juta. Harga spesial tersebut berlaku bagi 500 konsumen pertama untuk masing-masing model.

Kedua model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin cerdas dalam memilih kendaraan listrik.

Rencana Perakitan Lokal

Indomobil bersama Stellantis memastikan bahwa Leapmotor akan dirakit secara lokal di fasilitas PT National Assemblers. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat ekosistem Leapmotor sekaligus memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Dengan perakitan lokal, harga jual diharapkan lebih kompetitif dan ketersediaan unit lebih terjamin.

Optimisme Pasar Indonesia

CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Menurutnya, konsumen kini tidak hanya mencari kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga mengutamakan aspek keamanan, kenyamanan, serta nilai yang ditawarkan.

“Indonesia merupakan salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Dengan minat terhadap kendaraan listrik yang terus meningkat, kami melihat konsumen di Indonesia semakin terbuka terhadap teknologi baru, tapi di saat yang sama mereka juga semakin cermat dalam memilih,” kata dia saat peluncuran Leapmotor di GIIAS 2026, Rabu (29/7/2026).

Pencapaian Global Leapmotor

Optimisme tersebut didukung oleh pencapaian Leapmotor di pasar global. Hingga Juni 2026, perusahaan mengklaim telah menjadi startup New Energy Vehicle (NEV) dengan volume penjualan terbesar di China, dengan total pengiriman mencapai 1,5 juta unit secara global.

“Kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan inovasi Leapmotor terus meningkat. Karena itu hari ini kami bangga bisa menghadirkan Leapmotor untuk konsumen Indonesia,” katanya.

Dengan masuknya Leapmotor, persaingan pasar kendaraan listrik di Indonesia diprediksi akan semakin ketat, memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup