Davina Karamoy Hanania Travel: Kembalikan Uang ke Polisi, Langkah Berani Mirip Dara Arafah
Plat Merah – Davina Karamoy sukarela serahkan uang ke polisi, nasibnya persis Dara Arafah di kasus Hanania Travel [titlebase] menjadi sorotan utama publik pada Jumat, 19 Juni 2026. Aktris berusia 23 tahun itu kembali mengukir catatan keberanian dengan mengembalikan uang saku sebesar Rp10 juta yang diterima dari Hanahania Travel, menandakan sikap kooperatif dalam penyelidikan dugaan penipuan dana umrah.
Insiden ini bermula ketika Polda Metro Jaya memanggil Davina sebagai saksi dalam penyelidikan terkait Hanania Group, sebuah biro perjalanan yang kini terjerat kasus penggelapan dana jemaah umrah. Selama pemeriksaan yang berlangsung sekitar lima jam, Davina menjawab lebih dari tiga puluh pertanyaan, termasuk detail tentang dua kali ia menunaikan ibadah umrah melalui paket Hanania pada September 2024 dan Agustus 2025. Kuasa hukumnya, Yulius Irawansyah, menegaskan bahwa kliennya bersikap terbuka dan membantu proses penyidikan.
Setelah selesai memberikan keterangan, Davina langsung menyerahkan uang saku yang semula diberikan sebagai bagian dari kerja sama endorsement paket umrah. “Alhamulillah lancar selama di dalam, ada beberapa pertanyaan dan mudah terjawab juga,” ujarnya dalam sebuah wawancara singkat yang diunggah oleh Reyben Entertainment. Tindakan tersebut mengingatkan banyak pihak pada kasus selebgram Dara Arafah, yang sebelumnya juga mengembalikan uang ke polisi setelah terlibat dalam skandal serupa.
Pengembalian uang oleh Davina Karamoy sukarela serahkan uang ke polisi, nasibnya persis Dara Arafah di kasus Hanania Travel [titlebase] tidak hanya menjadi headline, tetapi juga memicu perdebatan tentang etika endorsement di industri hiburan. Banyak netizen menilai bahwa kolaborasi antara selebriti dan biro perjalanan harus lebih transparan, terutama ketika melibatkan dana publik yang berpotensi disalahgunakan.
- Detail perjalanan umrah: Pertama, Davina berangkat bersama tim produksi televisi pada September 2024; kedua, ia melakukan ibadah bersama keluarga pada Agustus 2025.
- Uang saku: Rp10 juta diberikan sebagai kompensasi tambahan dalam kontrak endorsement, yang kemudian dikembalikan setelah penyelidikan.
- Reaksi publik: Dukungan luas terhadap sikap kooperatif Davin, sekaligus kritik terhadap praktik endorsement yang kurang jelas.
Para ahli hukum menilai bahwa tindakan mengembalikan uang saku dapat memperkuat posisi hukum korban dan mempercepat proses penyidikan. “Jika artis atau influencer menunjukkan itikad baik, penyidik dapat lebih fokus pada pihak yang benar-benar bertanggung jawab,” ujar seorang analis kriminalitas senior.
Kasus ini juga menyoroti peran media sosial dalam mempercepat alur informasi. Foto-foto Davina menyerahkan uang ke penyidik tersebar luas di platform Instagram dan TikTok, menambah tekanan publik pada Hanania Group untuk memberikan klarifikasi resmi. Sementara itu, pihak Hanania belum memberikan pernyataan resmi hingga artikel ini ditulis.
Dalam konteks yang lebih luas, fenomena serupa menegaskan pentingnya regulasi yang ketat terhadap promosi paket perjalanan, khususnya yang melibatkan ibadah. Pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian Pariwisata berjanji akan memperketat pengawasan, termasuk mewajibkan transparansi dalam perjanjian endorsement.
Keputusan Davina Karamoy sukarela serahkan uang ke polisi, nasibnya persis Dara Arafah di kasus Hanania Travel [titlebase] menjadi contoh konkret bahwa selebriti dapat memainkan peran positif dalam menegakkan keadilan. Dengan mengembalikan uang saku, ia tidak hanya melindungi reputasinya, tetapi juga memberikan sinyal kuat kepada industri bahwa penyalahgunaan dana jemaah tidak akan ditoleransi.
Ke depan, diharapkan penyelidikan dapat mengungkap seluruh jaringan penipuan yang melibatkan Hanania Group, serta memberikan keadilan bagi para korban yang kehilangan dana umrah mereka. Sementara itu, publik menantikan langkah selanjutnya dari artis-artis lain yang berada dalam posisi serupa, apakah mereka akan mengikuti jejak Davina atau tetap diam.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









