Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2026, Raih Pahala Setara Puasa Setahun

Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2026, Raih Pahala Setara Puasa Setahun

Plat Merah – Umat Muslim di Indonesia bersiap menyambut puasa sunnah Ayyamul Bidh pada bulan Agustus 2026. Puasa yang dikenal dengan sebutan ‘hari-hari putih’ ini memiliki keutamaan luar biasa, yaitu pahala setara berpuasa sepanjang tahun. Bagi yang ingin mengamalkannya, penting untuk mengetahui jadwal dan niat puasa Ayyamul Bidh yang benar sesuai tuntunan.

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah. Pada bulan Agustus 2026, terdapat dua periode puasa Ayyamul Bidh. Pertama, di akhir bulan Safar 1448 H yang jatuh pada 28, 29, dan 30 Juli 2026. Kedua, di pertengahan bulan Rabiul Awal 1448 H yang bertepatan dengan 26, 27, dan 28 Agustus 2026. Jadwal ini berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama RI. Namun, perlu dicatat bahwa versi Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan 1 Safar 1448 H lebih awal sehari, sehingga jadwal puasa Ayyamul Bidh versi Muhammadiyah dimulai lebih dulu.

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh sangat besar. Rasulullah SAW mewasiatkan kepada Abu Hurairah RA untuk berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha, dan shalat Witir sebelum tidur. Dalam hadits riwayat Bukhari, disebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan setara dengan puasa sepanjang tahun karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat. Selain itu, puasa ini juga dapat menghapus dosa-dosa kecil, meningkatkan derajat di sisi Allah, dan melatih ketakwaan serta kedisiplinan diri.

Bagi yang ingin melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, niat puasa Ayyamul Bidh menjadi syarat sah ibadah ini. Niat dapat diucapkan dalam hati, namun disunnahkan melafalkannya. Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ayyāmil bīḍi sunnatan lillāhi ta’ālā.
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.

Niat puasa Ayyamul Bidh dibaca setiap hari, baik pada hari pertama, kedua, maupun ketiga. Waktu membaca niat adalah pada malam hari sebelum fajar. Namun, jika lupa, niat masih dapat dilakukan pada siang hari sebelum tergelincirnya matahari (zawal) selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Selain niat, doa berbuka puasa juga penting. Doa berbuka puasa Ayyamul Bidh sama dengan doa berbuka puasa pada umumnya: ‘Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar raahimin’ (Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih).

Bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, terdapat pertanyaan apakah boleh menggabungkan niat puasa Ayyamul Bidh dengan niat qadha Ramadhan. Menurut mayoritas ulama, tidak sah menggabungkan dua niat puasa yang berbeda jenis (sunnah dan wajib) dalam satu hari. Oleh karena itu, disarankan untuk memisahkan keduanya. Jika ingin mendapatkan pahala sunnah sekaligus mengganti utang, utamakan qadha Ramadhan terlebih dahulu, karena puasa wajib lebih utama.

Puasa Ayyamul Bidh juga memiliki manfaat kesehatan, seperti detoksifikasi tubuh, meningkatkan metabolisme, dan melatih pengendalian diri. Secara spiritual, puasa ini mendekatkan hati kepada Allah dan melatih istiqamah dalam beribadah.

Kesimpulannya, puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dengan keutamaan pahala berlipat. Umat Muslim di Indonesia dapat melaksanakannya pada 28-30 Juli 2026 (Safar) dan 26-28 Agustus 2026 (Rabiul Awal). Pastikan untuk membaca niat puasa Ayyamul Bidh dengan benar dan konsisten. Semoga ibadah kita diterima Allah SWT.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup