Minibus Rombongan Peziarah Wali 5 Tercebur di Lumajang, Sopir Diduga Mengantuk di Jalan Berkabut
PlatMerah.com, Lumajang – Sebuah minibus yang membawa rombongan peziarah Wali 5 asal Jember tercebur ke Sungai Bondoyudo di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Seluruh 19 penumpang selamat, namun sopir mengalami luka ringan dan sempat dirawat di puskesmas.
Kecelakaan tunggal ini terjadi saat rombongan dalam perjalanan pulang dari ziarah Wali 5 di Jawa Timur dan Madura menuju Kecamatan Kencong, Jember. Diduga sopir mengantuk dan kabut tebal mengurangi jarak pandang, sehingga kendaraan oleng ke kanan, menabrak pohon di tepi jalan, lalu masuk ke sungai.
Kronologi Kejadian
Minibus jenis Isuzu Elf bernomor polisi KT-7668-K melaju dari arah Lumajang menuju Jember. Di Jalan Mayjen Sukartiyo, kendaraan tiba-tiba berbelok ke kanan, menabrak pohon, dan tercebur ke Sungai Bondoyudo. Saksi mata, Hartono, mengatakan bahwa sopir sempat menyampaikan tujuan ke Jember sebelum kejadian. “Kata sopirnya mau antar ke Jember. Saat itu dari sini (arah Lumajang) langsung belok kesana (kanan), nabrak pohon terus jatuh ke sungai. Kemungkinan (sopir) ngantuk,” ujarnya.
Evakuasi Dramatis
Seluruh penumpang sempat terjebak di dalam kendaraan selama kurang lebih 10 menit karena pintu minibus tidak dapat dibuka setelah kendaraan tenggelam. Warga sekitar yang melihat kejadian segera berusaha menolong dengan menjebol pintu kendaraan hingga seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Penyebab Kecelakaan
Petugas Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Brigpol Fendyk, mengatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena sopir kehilangan konsentrasi akibat mengantuk dan kondisi jalan berkabut yang membatasi jarak pandang. “Korban tidak ada, tadi penumpang juga langsung pulang, sopirnya sempat dirawat, tetapi barusan sudah boleh pulang,” jelasnya.
Kondisi Korban
Sopir minibus, Saiful Bahri (46), sempat menjalani perawatan di puskesmas setempat akibat luka ringan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang. Seluruh penumpang dipastikan selamat dan telah kembali ke rumah masing-masing di Kecamatan Kencong, Jember.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di kondisi jalan berkabut dan setelah perjalanan jauh. Sopir diimbau untuk beristirahat jika merasa mengantuk demi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













