Aksi Heroik Muhammad Saleh Selamatkan Penumpang Tak Bisa Berenang Saat Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
PlatMerah.com, Sumenep – Muhammad Saleh menjadi sosok pahlawan dalam tragedi kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan Kabupaten Sumenep, Madura. Dengan keberanian dan kepeduliannya, Saleh mempertaruhkan nyawanya untuk membantu menyelamatkan penumpang yang tidak bisa berenang di tengah kepanikan dan kobaran api.
Kebakaran terjadi saat kapal tengah berlayar dari Surabaya menuju Makassar, membawa 238 penumpang termasuk 17 ekor kuda sebagai muatan. Saat api mulai membesar, asap hitam pekat memenuhi kapal, membuat akses menuju dek atas tertutup dan membingungkan banyak penumpang. Saleh yang saat itu sedang memberi makan kuda di dek kendaraan, terjebak dalam asap dan kesulitan mencari jalan keluar.
Perjuangan Saleh Meloloskan Diri dari Kepungan Asap
Terhalang asap tebal yang hampir menghilangkan jarak pandang, Saleh memutuskan mengambil napas dari jendela ventilasi agar bisa mendapatkan oksigen dan mencari celah untuk naik ke dek atas. Ia sempat mencari pelampung keselamatan namun tidak menemukannya. Sebagai alat bantu terapung, Saleh membawa jeriken plastik berwarna biru yang ada di sekitarnya.
Aksi Penyelamatan di Tengah Laut
Setelah berhasil naik ke dek atas, Saleh akhirnya mendapatkan pelampung dari salah satu penumpang. Ketika api semakin mendekat dan panas menyengat, ia terdorong untuk melompat ke laut meski tanpa pelampung pada awalnya, hanya berpegangan pada jeriken yang dibawanya. Di tengah laut, Saleh bertemu dengan penumpang lain yang tidak bisa berenang, termasuk ayah dan anak yang sedang membawa kambing.
Meskipun baru saja menyelamatkan diri, Saleh dengan sigap membantu mereka bertahan di laut hingga berhasil mencapai kapal penyelamat. Tindakannya yang penuh keberanian ini mencegah terjadinya korban jiwa lebih banyak di antara penumpang yang tidak bisa berenang.
Kondisi dan Penanganan Setelah Kebakaran
Badan SAR Nasional (Basarnas) mengonfirmasi bahwa dari 238 penumpang dan awak kapal, 233 berhasil diselamatkan dan lima meninggal dunia akibat insiden ini. Operasi pencarian dan penyelamatan ditutup setelah seluruh korban terdata. Pemeriksaan terhadap operator kapal dan penyelidikan lebih lanjut juga dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan kondisi kapal setelah insiden.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menunjukkan keberanian dan solidaritas di tengah situasi darurat. Kisah Muhammad Saleh menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya kesiapsiagaan dan keberanian dalam menghadapi bencana di laut.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan kesiapan menghadapi keadaan darurat di masa mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











