Gempa 5,8 Magnitudo di Barat Laut Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami
PlatMerah.com, Sulawesi Utara – Gempa bumi dengan kekuatan 5,8 magnitudo terjadi pada Kamis pagi di barat laut Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Fakta Utama Gempa
- Waktu kejadian: 6 Agustus 2026 pukul 04.41.30 WIB
- Lokasi: 5.13 Lintang Utara, 125.37 Bujur Timur
- Jarak: 169 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe
- Kedalaman: 10 km
- Magnitudo: 5,8
Penjelasan dan Konteks
Gempa ini sebenarnya lebih dekat ke arah Davao, Filipina, namun secara administratif masuk wilayah Sulawesi Utara, tepatnya di Kepulauan Sangihe. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami, sehingga masyarakat di sekitar wilayah tersebut tidak perlu khawatir akan gelombang tsunami pascagempa.
Hingga saat ini, BMKG belum memberikan informasi resmi mengenai intensitas guncangan yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa sesuai dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI).
Dampak dan Perkembangan
Belum ada laporan resmi terkait kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini. Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi di wilayah Kepulauan Sangihe dan sekitarnya untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Pentingnya Kesigapan Masyarakat
Meski gempa ini tidak berpotensi tsunami, masyarakat di daerah rawan gempa diimbau untuk tetap waspada dan memahami langkah-langkah mitigasi bencana. Kesiapsiagaan dapat mengurangi risiko dan dampak dari gempa bumi yang mungkin terjadi di masa depan.
Informasi resmi dari BMKG dapat diakses melalui akun media sosial resmi mereka untuk update terkini mengenai aktivitas gempa bumi di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












