Di Tengah Pemulihan Gempa NTT, Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Erupsi 6 Menit Pagi Tadi

Di Tengah Pemulihan Gempa NTT, Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Erupsi 6 Menit Pagi Tadi

PlatMerah.com, Flores – Di tengah proses pemulihan pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,4 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur kembali mengalami erupsi. Erupsi ini terjadi pada Jumat pagi, 28 Agustus 2026, pukul 07.35 WITA dengan durasi sekitar enam menit.

Detail Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa letusan Gunung Lewotobi Laki-laki memuntahkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu yang tebal mengarah ke barat daya dan barat, menandakan potensi penyebaran abu vulkanik ke wilayah tersebut.

Rekaman seismogram menunjukkan amplitudo maksimum 14,8 mm dengan durasi letusan sekitar enam menit empat detik. Saat ini status Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level III (Siaga), sehingga masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

Kondisi Pasca Gempa dan Dampak Erupsi

Pada masa pemulihan gempa NTT, yang menewaskan 111 orang dan menyebabkan 176.621 jiwa mengungsi, erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menjadi ancaman tambahan bagi warga Flores Timur. Pemerintah dan Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi guna mengantisipasi potensi bahaya akibat abu vulkanik dan lahar hujan.

Imbauan dan Langkah Pencegahan

  • Masyarakat di sekitar gunung disarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi sistem pernapasan dari abu vulkanik.
  • Waspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
  • Jangan mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu ikuti arahan pemerintah daerah serta Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Koordinasi dan Informasi Resmi

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana setempat untuk memberikan informasi terbaru mengenai aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.

Kepala Badan Geologi ESDM, Lana Saria, menegaskan pentingnya kewaspadaan dan disiplin masyarakat agar potensi risiko erupsi dapat diminimalkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup