KAI Periksa Petugas yang Ribut dengan Penumpang KRL di Stasiun Angke
PlatMerah.com, Jakarta – PT KAI Commuter Indonesia (KCI) menindaklanjuti insiden cekcok antara petugas pengamanan dan penumpang KRL di Stasiun Angke yang viral di media sosial pada Kamis (3/9/2026). Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyatakan petugas yang terlibat telah diperiksa dan diberikan pembinaan agar tetap bersikap sabar dan humanis dalam melayani penumpang.
Kejadian bermula ketika petugas pengamanan menegur seorang penumpang yang duduk di tangga peron 2-3 Stasiun Angke. Teguran ini diberikan karena keberadaan penumpang di tangga dianggap mengganggu alur pergerakan pengguna lain yang hendak naik KRL. Teguran tersebut telah disampaikan sebanyak tiga kali namun tidak diindahkan oleh penumpang yang bersangkutan.
Setelah masa dinasnya berakhir, petugas kembali mendatangi penumpang terkait karena merasa tersinggung akibat ucapan rasis dan ejekan yang diterimanya. Keributan pun terjadi namun berhasil dilerai oleh petugas lain yang sedang bertugas di stasiun.
Leza Arlan menegaskan, jika petugas terbukti melanggar aturan kerja, KAI Commuter akan memberikan sanksi tegas. Selain itu, KAI Commuter rutin memberikan pembinaan kepada seluruh petugas frontliner untuk selalu mengutamakan sikap humanis dalam pelayanan.
Gangguan Operasional KRL di Jakarta Kota
Sementara itu, pada Jumat (4/9/2026), terjadi gangguan operasional pada perjalanan Commuter Line lintas Bogor-Jakarta Kota yang menyebabkan keterlambatan dan penumpukan penumpang di Stasiun Jakarta Kota. Penyebab gangguan adalah anjloknya salah satu rangkaian KRL produksi PT INKA di jalur 9 Stasiun Jakarta Kota sekitar pukul 08.30 WIB.
KAI Commuter melakukan rekayasa perjalanan dengan membatasi perjalanan Commuter Line hanya sampai Stasiun Jayakarta atau Manggarai untuk kemudian kembali ke Bogor. Pada pukul 08.44 WIB, Stasiun Jakarta Kota kembali melayani perjalanan Commuter Line di jalur 10 dan 11, sementara kepadatan penumpang masih dalam proses penguraian.
Gangguan ini berdampak pada keterlambatan jadwal kereta jarak jauh dari Gambir dan membuat beberapa penumpang memilih menggunakan moda transportasi alternatif seperti ojek online untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Dampak dan Imbauan KAI Commuter
Insiden cekcok di Stasiun Angke dan gangguan operasional di Stasiun Jakarta Kota menunjukkan pentingnya kerjasama antara petugas dan pengguna KRL demi kenyamanan dan keamanan bersama. KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk mematuhi arahan petugas di stasiun dan menjaga sikap yang santun selama berada di area layanan.
KAI Commuter juga menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang humanis serta melakukan pembinaan rutin kepada petugas frontliner agar mampu menangani situasi dengan profesional dan sabar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kedisiplinan dan komunikasi yang baik antara petugas dan penumpang sangat penting untuk menjaga kelancaran transportasi publik di Jabodetabek.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












