Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar
PlatMerah.com, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan fokus utama memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan sandang. Bantuan tahap kedua ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa yang masih membutuhkan dukungan.
Bantuan Tahap Kedua dari Jawa Tengah
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyampaikan bahwa penggalangan donasi dilakukan atas arahan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebagai bentuk solidaritas masyarakat Jawa Tengah terhadap korban gempa NTT.
Bantuan yang terkumpul berasal dari pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah, komunitas masyarakat Tionghoa, Koperasi Telogorejo, Indonesia Power, serta berbagai komunitas lainnya. Sebagian donatur memilih untuk anonim. Jenis bantuan yang dikirim meliputi:
- Makanan siap saji, kornet, sarden, telur, biskuit, bubur bayi, susu bayi
- Popok bayi dan dewasa
- Pakaian baru, sarung, daster, pakaian dalam
- Perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo
Koordinasi dan Distribusi Bantuan
Menurut Bergas, pemilihan jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat terdampak berdasarkan koordinasi dengan Gubernur NTT. Kebutuhan pangan, terutama lauk-pauk, menjadi prioritas utama.
Bantuan dari Jawa Tengah dijadwalkan diberangkatkan menuju Jakarta pada Selasa, 1 September 2026, dengan menggunakan sekitar lima truk yang akan menuju Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Dari sana, bantuan akan didistribusikan ke NTT melalui sistem logistik nasional untuk memastikan penyaluran yang cepat dan terkoordinasi.
Distribusi bantuan tidak ditentukan oleh Pemprov Jateng, melainkan menyesuaikan dengan kebutuhan dan sistem yang disiapkan oleh posko nasional di NTT. Wilayah yang terdampak cukup besar di Pulau Flores meliputi Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur, namun distribusi akan dilakukan ke seluruh daerah terdampak sesuai kebutuhan.
Upaya Berkelanjutan dan Harapan Pemulihan
Bergas mengungkapkan bahwa Pemprov Jawa Tengah masih mengevaluasi kebutuhan masyarakat di NTT untuk menentukan apakah penggalangan donasi akan dilanjutkan setelah tahap kedua. Harapannya, bantuan ini dapat membantu proses pemulihan dan meningkatkan semangat masyarakat terdampak bencana.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah menginstruksikan Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam menyiapkan bantuan lanjutan. Pada acara Jateng Bersholawat tanggal 23 Agustus 2026, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa bersama demi kesembuhan dan pemulihan korban gempa di NTT.
Informasi Tambahan
Penyaluran bantuan yang terkoordinasi dengan baik diharapkan mampu mempercepat pemulihan wilayah terdampak dan memastikan distribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Solidaritas dari berbagai pihak di Jawa Tengah menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap bencana di NTT.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











