103 Penumpang Kapal Virgo Telah Dievakuasi, 140 Masih Hilang
PlatMerah.com, Perairan Laut Jawa – Sebanyak 103 penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 berhasil dievakuasi setelah kapal tersebut hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Namun, hingga saat ini, 140 penumpang dan awak kapal lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif oleh tim SAR.
Evakuasi dan Kondisi Korban
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengungkapkan bahwa dari 103 orang yang telah dievakuasi, satu di antaranya meninggal dunia. Evakuasi dilakukan oleh beberapa unit kapal dan tug boat, yaitu TB Mahao 9 yang mengevakuasi 16 orang dengan 15 selamat dan satu meninggal, TB TCP yang mengevakuasi 38 orang selamat, serta MP Haida yang mengevakuasi 49 orang selamat. Total penumpang yang berhasil dievakuasi mencapai 103 orang.
Para penumpang yang dievakuasi oleh TB Mahao 9 dibawa menuju Pelabuhan Tuban, Jawa Timur, sedangkan yang dievakuasi oleh TB TCP dan MP Haida dibawa ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Operasi Pencarian dan Tantangan Cuaca
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan berbagai unsur, antara lain KN SAR Laksmana, KRI Nala, KN Kunyit, TB Mahao 9, TB TCP, MP Haida, serta helikopter Basarnas. Helikopter yang sebelumnya diberangkatkan dari Surabaya mendarat di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, untuk pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan pencarian dari udara.
Cuaca buruk menjadi salah satu hambatan dalam operasi ini. Tinggi gelombang di lokasi kejadian dilaporkan mencapai 2 hingga 2,5 meter, yang mempersulit akses dan keselamatan tim pencari. Putu menegaskan bahwa kapal-kapal berukuran lebih besar akan diprioritaskan dalam upaya pencarian untuk memaksimalkan hasil operasi SAR.
Kronologi Hilang Kontak
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA saat melintasi perairan Laut Jawa. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin membawa total 243 penumpang dan awak kapal. Informasi hilang kontak pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi.
Diduga kapal menghadapi cuaca buruk yang menyebabkan terputusnya komunikasi dan hilangnya kontak. Hingga saat ini, operasi SAR masih berlangsung untuk menemukan sisa penumpang dan awak kapal yang belum ditemukan.
Perkembangan Terbaru dan Langkah Selanjutnya
Basarnas bersama unsur terkait terus berupaya maksimal dalam operasi pencarian dan pertolongan. Prioritas utama adalah keselamatan para korban dan menemukan penumpang yang hilang secepat mungkin. Kondisi cuaca dan gelombang menjadi faktor utama yang harus dihadapi dalam operasi ini.
Masyarakat dan keluarga korban diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari Basarnas dan instansi terkait guna mendapatkan update terbaru mengenai perkembangan evakuasi dan pencarian.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













