Anggota DPR Tertua dari Fraksi Demokrat, Zulfikar Achmad, Meninggal Dunia

Anggota DPR Tertua dari Fraksi Demokrat, Zulfikar Achmad, Meninggal Dunia

PlatMerah.com – Anggota DPR RI tertua dari Fraksi Partai Demokrat, Zulfikar Achmad, meninggal dunia pada usia 80 tahun pada Rabu, 4 November 2026. Zulfikar dikenal sebagai anggota Komisi VIII yang mewakili daerah pemilihan Jambi untuk periode 2024-2029.

Profil Singkat Zulfikar Achmad

Zulfikar Achmad lahir pada 17 Mei 1946 dan resmi dilantik sebagai anggota DPR RI pada 1 Oktober 2024. Saat pelantikan, usianya mencapai 78 tahun 4 bulan 15 hari, menjadikannya anggota DPR tertua dari Partai Demokrat pada periode tersebut. Ia aktif bertugas di Komisi VIII DPR RI, yang fokus pada urusan agama, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:

Kabar Duka dari DPR RI dan Partai Demokrat

<pKabar meninggalnya Zulfikar Achmad disampaikan melalui akun Instagram resmi DPR RI. Dalam unggahan tersebut, DPR RI menyampaikan duka mendalam atas kepergian Zulfikar dan mengapresiasi dedikasi serta pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara. DPR RI juga mendoakan agar almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, membenarkan kabar tersebut dan menegaskan bahwa Zulfikar merupakan anggota DPR tertua dari Fraksi Demokrat periode 2024-2029.

Peran dan Pengabdian di DPR

Selama masa jabatannya, Zulfikar Achmad berkontribusi dalam Komisi VIII yang menangani berbagai isu sosial dan keagamaan. Mewakili daerah pemilihan Jambi, ia dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan tulus dalam melayani masyarakat. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga besar DPR dan masyarakat yang telah menerima manfaat dari pengabdiannya.

Baca juga:

Makna dan Dampak Kepergian Zulfikar Achmad

Kepergian Zulfikar Achmad menjadi kehilangan besar bagi Fraksi Partai Demokrat dan DPR RI secara keseluruhan. Pengabdiannya yang panjang dan dedikasi tinggi menjadi inspirasi bagi anggota DPR lainnya dan masyarakat. Momen ini juga menjadi pengingat pentingnya menghargai pengabdian para tokoh yang telah berkontribusi bagi negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Tutup