Pedestrian Deck Dukuh Atas Rampung 2028, Hemat Listrik dan Hidup dari Iklan

Pedestrian Deck Dukuh Atas Rampung 2028, Hemat Listrik dan Hidup dari Iklan

PlatMerah.com, Jakarta – PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas selesai pada akhir tahun 2028. Proyek ini akan menjadi integrasi antarmoda terbesar di Indonesia, menghubungkan enam moda transportasi publik: MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Transjakarta, KRL Commuter Line, dan KA Bandara.

Pembangunan deck ini tidak menggunakan APBD Jakarta. Pendanaan berasal dari dana internal MRT dan pinjaman (loan). Nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 300 miliar, meskipun proses tender masih berlangsung.

Desain Bundar dan Konsep Ramah Lingkungan

Pedestrian Deck Dukuh Atas akan mengusung desain bundar dengan banyak ventilasi udara alami dan area kaca. Hal ini bertujuan mengurangi penggunaan listrik, terutama pada siang hari. Desain ini juga ramah disabilitas, dilengkapi lift, ramp untuk stroller atau kursi roda, eskalator, dan taktil pemandu jalan.

Keberlanjutan: Hidup dari Iklan

Menurut Advisor Program Management Office Division PT MRT Jakarta, Agus Trihan, keberlangsungan operasional deck akan bertumpu pada pendapatan iklan. Pihaknya tidak akan banyak menempatkan retail karena return yang tidak menjanjikan. Retail hanya akan berupa area aktivasi, seperti pushcart atau vending machine, bukan restoran atau area nongkrong.

Kepala TOD Planning Department MRT Jakarta, Sagita Devi, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan kenyamanan pengguna transportasi publik di Jakarta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup