Harga Emas Antam Turun Rp 50.000 per Gram, Alternatif Investasi Emas Syariah Melalui ETF

Harga Emas Antam Turun Rp 50.000 per Gram, Alternatif Investasi Emas Syariah Melalui ETF

PlatMerah.com, Jakarta – Harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp 50.000 per gram, sehingga harga terkini berada di angka Rp 2.645.000 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian para investor dan masyarakat yang mengikuti pergerakan harga emas sebagai instrumen investasi.

Selain harga emas fisik yang mengalami penurunan, kini masyarakat juga dapat mengakses investasi emas melalui pasar modal tanpa harus membeli emas fisik dalam jumlah besar. Produk Exchange Traded Fund (ETF) emas syariah, seperti Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) yang dikelola oleh PT Indo Premier Investment Management (IPIM), memungkinkan pembelian mulai dari 0,1 miligram emas.

Harga Emas Antam Terbaru

Berat EmasHarga (Rp)
0,5 gram1.372.500
1 gram2.645.000
2 gram5.230.000
3 gram7.820.000
5 gram13.000.000
10 gram25.945.000
25 gram64.737.000
50 gram129.395.000
100 gram258.712.000
250 gram646.515.000
500 gram1.292.820.000
1.000 gram2.585.600.000

Harga buyback emas Antam juga turun menjadi Rp 2.505.000 per gram, dimana setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung dari nilai transaksi.

Investasi Emas Syariah Melalui ETF

Inovasi di pasar modal menghadirkan Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas dengan nilai sangat kecil, mulai dari 0,1 miligram atau satu unit penyertaan. Produk ini menggunakan emas fisik bersertifikat dari London Bullion Market Association (LBMA) dan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai underlying asset, serta mengelola dana dengan akad syariah sesuai Fatwa DSN-MUI Nomor 163/DSN-MUI/VIII/2025.

Direktur PT Indo Premier Investment Management, Noviono Darmosusilo, menjelaskan bahwa kemudahan akses ini menghilangkan hambatan modal besar yang selama ini menjadi kendala masyarakat untuk mulai menabung emas. Investor tidak perlu menyimpan emas secara fisik karena transaksi dilakukan melalui pasar modal dengan penyelesaian transaksi T+1. Selain itu, XGLD dapat dipadukan dalam portofolio bersama saham, obligasi, dan reksa dana.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, menambahkan bahwa XGLD terintegrasi dalam aplikasi IPOT, memungkinkan investor mengatur alokasi aset secara mudah tanpa perlu berpindah aplikasi atau akun.

Kenapa Informasi Ini Penting

Penurunan harga emas Antam memberikan gambaran dinamisnya pasar logam mulia yang dapat mempengaruhi keputusan investasi masyarakat. Sementara itu, kemunculan produk ETF emas syariah memperluas akses investasi emas, terutama bagi investor yang ingin memulai dengan modal kecil dan berlandaskan prinsip syariah. Kedua informasi ini penting untuk membantu masyarakat memahami pilihan investasi emas yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasar saat ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup