Melihat Selokan Bertingkat di Malaka Jaya: Saluran Air dan Budidaya Lele yang Menggerakkan Ekonomi Warga
PlatMerah.com, Jakarta Timur – Di tengah padatnya permukiman di RT 08 Malaka Jaya, Duren Sawit, sebuah inovasi selokan bertingkat berhasil mengubah fungsi ruang publik menjadi sumber ekonomi dan ketahanan pangan. Selokan ini tidak hanya berfungsi sebagai saluran drainase di bagian bawah, tetapi juga sebagai kolam budidaya ikan lele di bagian atas.
Selokan Bertingkat: Fungsi Ganda untuk Lingkungan dan Ekonomi
Selokan bertingkat di Jalan Nusa Indah IV ini dirancang sedemikian rupa sehingga aliran air tetap lancar di bagian bawah, sementara di bagian atas dimanfaatkan sebagai tempat budidaya ikan lele secara komersial. Menurut Waluyo, Pengurus RT 08 Malaka Jaya Bidang Pembangunan, kolam lele ini memungkinkan warga untuk membesarkan ikan lele yang nantinya dijual sesuai permintaan pembeli.
Penyesuaian Ukuran Lele Sesuai Permintaan
Warga tidak langsung menjual lele yang dipanen. Mereka terlebih dahulu menyesuaikan ukuran ikan sesuai kebutuhan pembeli, mulai dari satu kilogram berisi tujuh hingga sepuluh ekor lele. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dalam pemenuhan pasar lokal.
Kualitas Lele yang Terjaga
Lele yang dibudidayakan diberi pakan pelet dan daun pepaya, menghasilkan ikan berkualitas yang disebut warga sebagai “lele sehat”. Kualitas ini juga telah diuji di laboratorium, membuktikan standar budidaya yang baik dan aman untuk dikonsumsi.
Program Kolam Gizi untuk Kelompok Rentan
Selain tujuan komersial, budidaya ikan lele juga mendukung program sosial melalui kolam gizi. Deretan akuarium di sisi jalan di kawasan yang sama dipelihara khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil. Ikan dari kolam ini dipanen setiap dua hingga tiga bulan dan dibagikan kepada warga yang telah didata secara khusus.
Pengembangan Produk Olahan Lele oleh UMKM
Lele hasil budidaya tidak hanya dijual dalam kondisi segar, tetapi juga dikembangkan menjadi berbagai produk olahan oleh pelaku UMKM setempat. Produk tersebut meliputi lele marinasi, fillet, dan abon lele, yang memperluas nilai tambah dan pasar bagi hasil budidaya warga.
Dampak dan Harapan Pengembangan Selokan Bertingkat
Konsep selokan bertingkat ini menarik perhatian banyak pihak yang datang untuk belajar dan mengadopsi inovasi tersebut. Waluyo berharap program ini terus berkembang dan tidak berhenti di Malaka Jaya saja, sehingga dapat menjadi contoh pemanfaatan ruang publik yang efektif dan berkelanjutan.
Dengan adanya selokan bertingkat ini, warga RT 08 Malaka Jaya tidak hanya mendapatkan manfaat dari fungsi drainase yang berjalan dengan baik, tetapi juga memperoleh sumber penghasilan dan ketahanan pangan yang berkelanjutan di lingkungan mereka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













