IAEA Temukan Berton-ton Material Nuklir di Suriah, Pemerintah Baru Buka Akses Lokasi Rahasia
PlatMerah.com, Damaskus – Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengungkap temuan sejumlah besar material nuklir di beberapa lokasi di Suriah. Material nuklir tersebut, yang diperkirakan mencapai beberapa ton, ditemukan di lokasi-lokasi yang sebelumnya tidak diungkapkan dan kini menjadi perhatian utama pengawasan internasional.
Temuan ini muncul setelah pemerintah baru Suriah membuka akses bagi para pemeriksa IAEA untuk mendata dan mengamankan material nuklir tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah Suriah di bawah Presiden Ahmed al-Sharaa untuk bekerja sama dengan badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menempatkan seluruh material nuklir di bawah pengamanan internasional.
Temuan Material Nuklir di Lokasi Rahasia
Direktur Jenderal IAEA, Rafael Mariano Grossi, menyampaikan bahwa pemeriksa telah mengunjungi lokasi Deir al-Zor, wilayah yang sejak lama diduga terkait dengan program nuklir Suriah. Pekerjaan penggalian dan eksplorasi dilakukan secara intensif di lokasi ini. Selain itu, IAEA juga menemukan satu lokasi lain yang menyimpan material nuklir, meskipun rincian lokasi tersebut belum dipublikasikan.
Material nuklir yang ditemukan berpotensi disalahgunakan, sehingga penting bagi IAEA untuk mendata dan mengamankan material tersebut dalam sistem pengawasan internasional. Pemerintah Suriah melaporkan keberadaan lokasi-lokasi ini kepada IAEA pada Juli 2026 sebagai bagian dari upaya transparansi dan kerjasama yang lebih baik.
Konteks Program Nuklir Suriah
Di bawah pemerintahan mantan Presiden Bashar al-Assad, Suriah diyakini menjalankan program nuklir yang tidak dideklarasikan secara resmi. Salah satu fasilitas nuklir yang diduga dibangun adalah reaktor yang didukung oleh Korea Utara di Provinsi Deir al-Zor, wilayah timur Suriah. Meskipun selama masa Assad beberapa lokasi nuklir pernah dikunjungi oleh inspektur IAEA, akses penuh dan keterbukaan baru diberikan di era pemerintahan baru.
Pemerintah Suriah menyatakan bahwa program nuklir yang dikembangkan bertujuan untuk kepentingan damai dan berkomitmen untuk menempatkan seluruh material nuklir di bawah pengawasan internasional guna mencegah penyalahgunaan.
Signifikansi Temuan dan Kerjasama Internasional
Kerja sama Suriah dengan IAEA dianggap krusial dalam memastikan keamanan dan pengawasan material nuklir yang ditemukan. Dengan membuka akses kepada badan pengawas PBB, Suriah menunjukkan niat untuk mematuhi standar internasional dan mengurangi kekhawatiran global terkait potensi proliferasi nuklir.
Langkah ini juga penting dalam konteks stabilitas regional dan global, mengingat potensi risiko yang ditimbulkan jika material nuklir tersebut disalahgunakan. Monitoring yang ketat dan transparansi diharapkan dapat mencegah eskalasi konflik dan memperkuat kontrol atas aktivitas nuklir di Suriah.
Pemeriksaan lebih lanjut oleh IAEA masih berlangsung untuk memastikan seluruh material nuklir teridentifikasi dan diamankan sesuai dengan ketentuan internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













