Zelensky Minta 5 Persen Rudal Patriot AS, Pence: Bisa Patahkan Senjata Terakhir Putin

Zelensky Minta 5 Persen Rudal Patriot AS, Pence: Bisa Patahkan Senjata Terakhir Putin

PlatMerah.com – Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence, menegaskan pentingnya dukungan persenjataan bagi Ukraina untuk menghadapi ancaman serangan rudal balistik dari Rusia. Ia menyampaikan bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta tambahan sekitar lima persen dari stok rudal Patriot milik AS guna memperkuat pertahanan udara negaranya.

Permintaan ini muncul di tengah situasi yang menantang, di mana persediaan sistem pertahanan udara strategis AS, termasuk rudal Patriot, mulai menipis akibat keterlibatan militer Amerika dalam berbagai konflik, seperti perang di Iran. Pence yang baru saja melakukan kunjungan ke Ukraina untuk menghadiri National Prayer Breakfast dan bertemu langsung dengan Zelensky, menilai bahwa peningkatan kapasitas pertahanan udara sangat krusial.

Ancaman Rudal Balistik Rusia dan Kebutuhan Ukraina

Rusia semakin mengandalkan serangan rudal balistik dengan lintasan tinggi yang sulit dihadapi tanpa sistem pertahanan canggih. Pence menjelaskan bahwa rudal balistik ini merupakan ancaman serius bagi Ukraina dan menuntut penggunaan sistem pencegat kelas atas seperti Patriot dan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Dengan penguatan sistem pertahanan udara tersebut, Ukraina dapat mengurangi tekanan militer dari serangan rudal Rusia, yang menurut Pence adalah salah satu alat tempur terakhir yang dimiliki Presiden Vladimir Putin dalam konflik ini.

Sistem Pertahanan Patriot dan THAAD

Rudal Patriot adalah sistem pertahanan udara dan rudal milik AS yang telah teruji di berbagai medan tempur. Varian terbaru, Patriot Advanced Capability-3 Missile Segment Enhancement (PAC-3 MSE), menggunakan teknologi hit-to-kill yang menghancurkan sasaran melalui benturan langsung berkecepatan tinggi. Sistem ini efektif menghadapi rudal balistik taktis, rudal jelajah, dan pesawat musuh.

Selain itu, sistem THAAD memiliki kemampuan khusus untuk menghancurkan rudal balistik pada fase terminal penerbangannya, baik di luar atmosfer maupun saat kembali memasuki atmosfer bumi. THAAD menggunakan radar AN/TPY-2 yang mampu mendeteksi dan melacak sasaran dari jarak jauh, memberikan peluang pencegatan lebih awal.

Persediaan dan Strategi Pertahanan AS

Meskipun Patriot dan THAAD merupakan sistem yang andal, kemampuan mereka terbatas oleh jumlah rudal pencegat yang tersedia serta intensitas serangan musuh. Serangan dengan jumlah besar dapat menghabiskan persediaan rudal pencegat dan membuat sistem kewalahan.

Karena itu, militer AS mengoperasikan sistem pertahanan ini sebagai bagian dari pertahanan berlapis yang saling melengkapi, bukan sebagai satu-satunya benteng pertahanan udara.

Penambahan lima persen dari stok rudal Patriot AS yang diminta oleh Zelensky diharapkan dapat memperkuat kesiapan Ukraina dalam menghadapi serangan rudal balistik Rusia yang semakin intensif dan kompleks.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup