CKG Temukan 2,2 Kali Lipat Kasus Hipertensi Dibanding Jumlah Diagnosis 2023
PlatMerah.com, Jakarta – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2026 mengungkap adanya sekitar 2,2 kali lipat kasus hipertensi dibandingkan jumlah diagnosis sebelumnya berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Temuan ini menunjukkan banyak kasus hipertensi yang sebelumnya tidak terdeteksi kini berhasil ditemukan melalui skrining kesehatan.
Hasil Evaluasi Program CKG
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof. Iwan Ariawan, menyampaikan dalam media briefing di Kementerian Kesehatan bahwa program CKG menemukan prevalensi hipertensi dua kali lebih banyak dibanding data diagnosis dokter sebelumnya. Selain itu, kasus diabetes melitus juga meningkat sekitar 1,7 kali lipat dari diagnosis sebelumnya.
Deteksi Dini dan Pentingnya Tindak Lanjut
Iwan Ariawan menegaskan bahwa peningkatan kasus yang ditemukan bukan berarti jumlah penderita bertambah secara nyata, melainkan hasil dari skrining yang lebih efektif dalam mendeteksi kasus yang tersembunyi. Ia menekankan bahwa keberhasilan program CKG tidak cukup hanya pada tahap skrining, melainkan harus diikuti dengan tata laksana yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
“Kalau kasus-kasus tersebut ditemukan, kemudian dilakukan tata laksana dengan baik, maka itu akan bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular di masa depan,” jelas Iwan.
Potensi Pencegahan Penyakit Kardiovaskular
Berdasarkan pemodelan yang dipaparkan, program CKG berpotensi menurunkan sekitar 28 persen kasus penyakit kardiovaskular terkait hipertensi dalam 10 tahun mendatang. Proyeksi menunjukkan jumlah kasus diperkirakan turun dari sekitar 5,88 juta menjadi 4,22 juta pada tahun 2035 jika tata laksana setelah skrining dilakukan dengan baik.
Kesimpulan
Program Cek Kesehatan Gratis penting sebagai sarana deteksi dini kasus hipertensi dan diabetes yang sebelumnya tidak terdiagnosis. Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada tindak lanjut dan pengelolaan kesehatan yang tepat agar dapat mengurangi risiko penyakit berbahaya di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













