Rokok Kretek Filter Penyumbang Terbesar Garis Kemiskinan di DIY setelah Beras
Rokok Kretek Filter dan Garis Kemiskinan di DIY
PlatMerah.com, Yogyakarta – Rokok kretek filter tercatat sebagai komoditas penyumbang terbesar kedua terhadap garis kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), setelah beras. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY pada Maret 2026, konsumsi rokok kretek filter memberikan kontribusi signifikan baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.
Data Garis Kemiskinan di DIY
Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan makanan dan bukan makanan agar seseorang tidak dikategorikan miskin. Pada Maret 2026, garis kemiskinan di DIY tercatat sebesar Rp704.034 per kapita per bulan di wilayah perkotaan dan Rp580.455 di wilayah perdesaan.
Kontribusi Komoditas Terhadap Garis Kemiskinan
Berdasarkan data BPS DIY, beras menjadi komoditas utama penyumbang garis kemiskinan dengan kontribusi 17,76% di perkotaan dan 23,93% di perdesaan. Di posisi kedua, rokok kretek filter memberikan kontribusi sebesar 9,04% di perkotaan dan 6,15% di perdesaan.
Selama dua tahun terakhir, rokok kretek filter konsisten menjadi penyumbang terbesar kedua di wilayah perkotaan. Di perdesaan, kontribusinya cenderung berfluktuasi, dengan pencapaian posisi kedua di kedua wilayah terakhir kali pada Maret 2024.
Pandangan dari BPS DIY
Pelaksana Tugas Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih, menyatakan bahwa kondisi ini menunjukkan rokok kretek filter sebagai salah satu komoditas dominan yang dikonsumsi masyarakat di perkotaan maupun perdesaan. Oleh karena itu, rokok kretek filter turut memengaruhi besaran garis kemiskinan selain beras.
Endang menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga komoditas penyumbang garis kemiskinan agar tidak mengalami kenaikan drastis yang dapat memperburuk kondisi ekonomi masyarakat miskin.
Komoditas Lain Penyumbang Garis Kemiskinan
Selain beras dan rokok kretek filter, komoditas makanan lain yang menyumbang garis kemiskinan di wilayah perkotaan pada Maret 2026 meliputi:
- Telur ayam ras
- Daging ayam ras
- Kue basah
Sementara di wilayah perdesaan, komoditas makanan penyumbang garis kemiskinan adalah:
- Daging ayam ras
- Telur ayam ras
- Tempe
Komponen Non-Makanan Penyumbang Garis Kemiskinan
Untuk komponen bukan makanan, penyumbang garis kemiskinan di wilayah perkotaan meliputi:
- Perumahan
- Bensin
- Pendidikan
- Listrik
- Kesehatan
Di wilayah perdesaan, komponen bukan makanan yang berkontribusi antara lain:
- Perumahan
- Bensin
- Listrik
- Pendidikan
- Perlengkapan mandi
Signifikansi dan Implikasi
Konsumsi rokok kretek filter yang cukup tinggi di DIY tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap garis kemiskinan. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk rokok menjadi bagian penting dari pengeluaran rumah tangga, terutama pada kelompok masyarakat dengan pendapatan rendah.
Stabilitas harga rokok kretek filter dan komoditas pokok seperti beras menjadi perhatian utama agar tidak memperburuk kondisi ekonomi masyarakat miskin. Kebijakan yang mendukung pengendalian harga dan pengurangan konsumsi rokok dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin di DIY.
Penutup
Data BPS DIY memberikan gambaran jelas tentang komoditas yang menjadi faktor utama dalam garis kemiskinan di wilayah ini. Memahami pola konsumsi masyarakat dan faktor pengeluaran terbesar dapat menjadi dasar perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam mengentaskan kemiskinan di DIY.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













