Heboh Anaknya Dituding Nonton K-Pop Pakai APBN, Dimyati Dia Kerja di Korsel

Heboh Anaknya Dituding Nonton K-Pop Pakai APBN, Dimyati Dia Kerja di Korsel

PlatMerah.com – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, membantah keras tudingan bahwa putrinya, Risya Azzahra Natakusumah, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menonton konser K-Pop di Korea Selatan. Tuduhan ini beredar luas di media sosial, namun tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Fakta Utama di Balik Isu

Risya Azzahra, putri bungsu Dimyati, tengah menempuh pendidikan di Korea Selatan dan secara mandiri menjalani kehidupan di sana. Ia juga bekerja sambilan dengan menjual berbagai produk yang berkaitan dengan industri hiburan Korea Selatan, termasuk foto dan tiket konser K-Pop.

Dimyati menegaskan bahwa tidak ada anggaran negara, baik APBN maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang digunakan untuk kebutuhan pribadi keluarganya. Ia juga menolak isu bahwa putrinya menggunakan dana publik untuk kegiatan pribadi, apalagi untuk menonton konser K-Pop dengan biaya yang disebut-sebut antara Rp 25-40 juta.

Pernyataan Wakil Gubernur Banten

“Di APBN-nya di anggaran mana masuknya? Kalau simpang siur ngapain ditanggapin. Tapi anak saya jadi populer, malah bapaknya nggak tahu, anaknya dekat dengan penyanyi K-Pop itu,” ujar Dimyati. Ia menambahkan bahwa anak-anaknya sudah mandiri secara finansial, bahkan membantu dirinya dalam beberapa kesempatan.

Putri sulungnya sudah tinggal lama di Korea Selatan bersama suaminya, sementara putra keduanya menjabat sebagai anggota DPR RI. Dimyati menegaskan, tidak mungkin menggunakan anggaran negara untuk keperluan pribadi keluarga.

Konteks dan Dampak Isu

Tuduhan tanpa bukti ini sempat menjadi perbincangan di media sosial dan memicu spekulasi yang kurang berdasar. Isu tersebut muncul tanpa dilengkapi data yang valid, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Dimyati mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya. Ia juga menganggap isu ini sebagai hal yang tidak perlu dipersoalkan berlebihan.

Mandiri dan Produktif di Korea Selatan

Risya Azzahra menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Korea Selatan dan menjalani kehidupannya secara mandiri. Kegiatan sambilannya dalam menjual produk hiburan Korea membantu menunjang kebutuhan hidupnya tanpa bergantung pada orang tua.

Dengan demikian, tudingan penggunaan dana APBN untuk keperluan pribadi seperti menonton konser K-Pop tidak berdasar dan tidak sesuai fakta yang ada.

Pesan untuk Masyarakat

Dimyati mengajak masyarakat untuk kritis dan selektif dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Informasi yang belum jelas sumber dan faktanya sebaiknya tidak langsung dipercaya dan disebarkan.

“Ya enggak apa-apa lah, itung-itung menaikkan popularitasnya juga,” kata Dimyati menanggapi isu yang menyeret nama putrinya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup