Profil Ismi Ulfaida, Anak Buruh Tani Satu-satunya Murid Sekolah Rakyat Tembus Paskibraka Nasional
PlatMerah.com, Polewali Mandar – Ismi Ulfaida, remaja berusia 16 tahun asal Desa Bonra, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan terpilih menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2026. Ismi merupakan satu-satunya murid dari Sekolah Rakyat yang berhasil lolos seleksi ketat hingga tingkat pusat, mengalahkan lebih dari 119 ribu pendaftar dari seluruh Indonesia.
Perjalanan dan Latar Belakang Ismi Ulfaida
Ismi adalah anak dari pasangan Rahman dan Suburia yang bekerja sebagai buruh tani. Mereka tinggal di sebuah rumah semi permanen berukuran 74 meter persegi di Desa Bonra. Hidup sederhana bersama orang tua dan empat saudaranya, Ismi tidak pernah membayangkan akan berdiri di barisan Paskibraka nasional.
Perkenalan Ismi dengan baris-berbaris dimulai melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 22 Polewali Mandar. Di sekolah ini, Ismi mendapatkan dukungan penuh, mulai dari bimbingan Wawasan Kebangsaan, Intelegensia Umum, pengayaan kesenian, hingga latihan baris-berbaris secara intensif.
Seleksi Ketat Menuju Paskibraka Nasional
Seleksi yang dijalani Ismi dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Proses seleksi meliputi tes administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), kesamaptaan, psikotes, dan tes kepribadian. Dari 170 siswa Sekolah Rakyat yang mendaftar, Ismi menjadi satu-satunya yang berhasil lolos ke tingkat nasional.
Sejak 14 Juli 2026, Ismi mengikuti masa pembinaan dan pelatihan di Jakarta sebagai bagian dari tim Paskibraka 2026. Rutinitas yang dijalani penuh disiplin, mulai dari bangun pagi, olahraga, latihan baris-berbaris, hingga materi kebangsaan sebelum istirahat malam. Pengalaman disiplin dari Sekolah Rakyat membantu Ismi beradaptasi dengan baik selama masa karantina dan pelatihan di Ibu Kota.
Motivasi dan Semangat dari Teladan
Motivasi Ismi untuk bergabung dengan Paskibraka nasional tumbuh setelah melihat sosok Bianca Alessia Christabella Lantang, pembawa baki Paskibraka Nasional 2025 asal Sulawesi Utara, melalui media sosial. Keinginan kuat untuk berprestasi mendorong Ismi untuk terus berusaha dan akhirnya berhasil mewujudkan impiannya.
Meskipun harus berpisah jauh dari orang tua selama masa karantina di Jakarta, Ismi yakin perjuangannya akan menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah. Ia bertekad memberikan yang terbaik saat menjalankan tugasnya mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, 17 Agustus 2026.
Dukungan Sekolah dan Harapan untuk Masa Depan
Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar memberikan dukungan penuh kepada Ismi sejak awal pendaftaran hingga masa pelatihan. Bimbingan komprehensif dan latihan intensif menjadi kunci keberhasilan Ismi menembus seleksi nasional Paskibraka.
Ismi juga mengajak para generasi muda untuk tetap semangat dan tidak mudah menyerah dalam mengejar impian. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa latar belakang sederhana bukanlah halangan untuk meraih prestasi di tingkat nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













