KPPN Sibolga Tingkatkan Literasi dan Kompetensi Komunikasi Pegawai lewat Capacity Building Semester II 2026
Latar Belakang Peningkatan Kapasitas di KPPN Sibolga
Plat Merah – Di era digital, peran lembaga keuangan negara tidak lagi terbatas pada fungsi teknis semata. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sibolga, sebagai ujung tombak Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam penyelenggaraan treasury dan advisory, harus mampu mengolah data kompleks menjadi narasi yang mudah dipahami publik. Tantangan ini mendorong KPPN Sibolga meluncurkan program Capacity Building Semester II Tahun 2026 dengan tema “Wujudkan Rencana Aksi dalam Peningkatan Kapasitas Literasi”.
Pelaksanaan Capacity Building Semester II 2026
Acara berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, di aula utama KPPN Sibolga. Lebih dari seratus pegawai dari berbagai unit kerja hadir, termasuk staf administrasi, analis keuangan, dan petugas layanan digital. Kegiatan ini dirancang sebagai rangkaian sesi interaktif, workshop, dan simulasi penulisan yang menekankan praktik langsung.
| Waktu | Materi | Narasumber |
|---|---|---|
| 09:00-09:30 | Pembukaan & Sambutan | Sriharioto, Kepala KPPN Sibolga |
| 09:30-10:30 | Teknik Penulisan Berita & Artikel | Denny Siahaan, Ketua Tim Penyiaran LPP RRI Sibolga |
| 10:45-12:00 | Strategi Komunikasi Publik di Era Digital | Denny Siahaan |
| 13:00-14:30 | Workshop Pengolahan Data menjadi Infografik | Tim IT KPPN Sibolga |
| 14:45-16:00 | Simulasi Rilis Rencana Anggaran & Kebijakan | Panel Ahli Internal |
Materi Utama dan Narasumber
Ketua Tim Penyiaran LPP RRI Sibolga, Denny Siahaan, menjadi narasumber kunci. Ia menguraikan tiga pilar utama:
- Penulisan Berita: Struktur piramida terbalik, verifikasi fakta, serta penggunaan bahasa yang netral.
- Penyusunan Artikel: Pendekatan storytelling, penyisipan data statistik, dan penyesuaian gaya untuk media cetak maupun online.
- Strategi Komunikasi Publik: Pemilihan kanal (media sosial, portal resmi, aplikasi mobile), segmentasi audiens, serta pengukuran dampak melalui metrik engagement.
Selain itu, tim IT KPPN memperkenalkan platform digital internal yang memungkinkan pembuatan infografik otomatis dari basis data APBN, Transfer ke Daerah, Dana Desa, UMi, KUR, dan inovasi layanan lainnya.
Dampak Langsung bagi Pegawai dan Publik
Implementasi pelatihan ini diharapkan menghasilkan perubahan nyata, baik di level individu maupun organisasi:
- **Peningkatan kualitas publikasi** – artikel, press release, dan briefing akan lebih akurat, ringkas, dan mudah dipahami.
- **Penguatan citra KPPN** – kemampuan menyampaikan kebijakan keuangan secara transparan meningkatkan kepercayaan stakeholder, termasuk DPR, pemerintah daerah, dan masyarakat umum.
- **Efisiensi kerja** – penggunaan tools digital mengurangi waktu pembuatan materi komunikasi hingga 30 persen.
- **Pengembangan karier** – pegawai yang menguasai kompetensi literasi dan komunikasi memiliki peluang lebih besar untuk ditempatkan pada posisi strategis.
Secara lebih luas, peningkatan literasi komunikasi di KPPN Sibolga dapat berkontribusi pada terciptanya ekosistem informasi keuangan negara yang lebih terbuka, memudahkan pemantauan oleh Lembaga Pengawas Intern Pemerintah (LPIP) dan meningkatkan partisipasi publik dalam perencanaan anggaran.
Tantangan dan Prospek Kedepan
Walaupun hasil pelatihan menjanjikan, beberapa tantangan tetap perlu diatasi:
- **Keterbatasan sumber daya manusia** – tidak semua pegawai memiliki latar belakang jurnalistik, sehingga proses adaptasi membutuhkan waktu.
- **Kendala teknologi** – integrasi sistem lama dengan platform baru masih dalam tahap pilot.
- **Budaya organisasi** – perubahan pola komunikasi memerlukan dukungan kepemimpinan yang konsisten dan penghargaan atas inovasi.
Untuk mengoptimalkan manfaat, Kepala KPPN Sibolga Sriharioto menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan dan evaluasi pasca‑pelatihan. Rencana aksi meliputi:
- Pembentukan tim audit komunikasi yang menilai kualitas rilis bulanan.
- Pengembangan modul e‑learning lanjutan tentang media monitoring dan crisis communication.
- Kolaborasi dengan LPP RRI regional untuk program mentorship jangka panjang.
Kronologi Singkat Kegiatan
08 Juli 2026 – 09:00: Pembukaan oleh Kepala KPPN, Sriharioto.
09:30: Sesi pertama Denny Siahaan tentang teknik penulisan berita.
10:45: Diskusi interaktif mengenai strategi komunikasi digital.
13:00: Workshop praktis pembuatan infografik berbasis data keuangan.
14:45: Simulasi rilis kebijakan dengan umpan balik panel.
16:00: Penutupan, penyerahan sertifikat, dan foto bersama.
Implikasi Bagi Pemerintah Daerah dan Masyarakat
Dengan pegawai KPPN yang lebih terampil dalam menyampaikan informasi, pemerintah daerah di Sumatera Utara dapat mengakses data transfer ke daerah (TKDD) dan dana desa secara lebih cepat dan transparan. Hal ini berpotensi mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di tingkat lokal. Bagi masyarakat, akses ke materi yang disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami meningkatkan partisipasi dalam pengawasan penggunaan anggaran publik.
Secara keseluruhan, inisiatif Capacity Building Semester II 2026 menandai langkah strategis KPPN Sibolga dalam mengubah budaya birokrasi yang tradisional menjadi mesin komunikasi publik yang responsif dan berbasis data. Jika momentum ini terus dipupuk, KPPN Sibolga tidak hanya akan menjadi pusat layanan perbendaharaan yang handal, tetapi juga contoh terbaik bagi lembaga keuangan negara lainnya dalam mengintegrasikan literasi, teknologi, dan pelayanan publik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













