Gempa Hari Ini: BMKG Catat Aktivitas Sesar Oreng dan Gempa Sumbawa M 4,3

Gempa Hari Ini: BMKG Catat Aktivitas Sesar Oreng dan Gempa Sumbawa M 4,3

Plat Merah – Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat serangkaian aktivitas gempa bumi yang signifikan dalam dua hari terakhir. Dalam laporan bmkg gempa hari ini, Kamis (23/7/2026), dua gempa bumi mengguncang wilayah Indonesia pada dini hari, menyusul gempa magnitudo 5,5 yang melanda Aceh pada Rabu (22/7/2026).

Berdasarkan data BMKG, gempa pertama terjadi di timur laut Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pukul 02.37 WIB dengan magnitudo 4,3. Episenter gempa berada di darat pada koordinat 8,16 Lintang Selatan dan 117,75 Bujur Timur, tepatnya 51 kilometer timur laut Sumbawa, dengan kedalaman 19 kilometer. Gempa ini dirasakan dengan intensitas III MMI di Kabupaten Bima, Dompu, dan Sumbawa, yang berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah seperti ada truk besar melintas, namun belum menimbulkan kerusakan. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Selain itu, gempa kedua terjadi pada pukul 04.00 WIB di wilayah 53 kilometer tenggara Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan magnitudo 2,4. Gempa ini termasuk gempa kecil yang tidak dirasakan secara luas.

Sebelumnya, pada Rabu (22/7/2026), wilayah Aceh diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 pada pukul siang. BMKG melaporkan episenter gempa terletak di darat pada koordinat 4,24 Lintang Utara, 97,56 Bujur Timur, sekitar 36 kilometer arah timur laut Gayo Lues, dengan kedalaman 9 kilometer. Gempa ini termasuk jenis gempa bumi dangkal dan diduga dipicu oleh aktivitas Sesar Oreng. Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, Sesar Oreng merupakan bagian dari sistem patahan aktif Sesar Besar Sumatera yang membelah Pulau Sumatera. Berdasarkan identifikasi Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN), segmen Oreng terpetakan sebagai sesar aktif yang patut diwaspadai karena melintasi permukiman. Gempa ini memicu empat gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil, dan tidak berpotensi tsunami.

Dalam catatan BMKG, selama sepekan terakhir telah terjadi 18 kali gempa signifikan yang dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. bmkg gempa hari ini juga mencatat gempa di Aceh pada Rabu lalu sebagai pengingat akan aktivitas tektonik yang tinggi di sepanjang jalur Sesar Sumatera. Sementara itu, gempa di Sumbawa dan Gunungkidul merupakan aktivitas seismik harian yang umum terjadi di Indonesia.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, dan selalu ikuti arahan dari pihak berwenang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan berarti akibat gempa-gempa tersebut.

Dengan memahami potensi gempa dari sesar aktif seperti Sesar Oreng, diharapkan masyarakat dan pemerintah daerah dapat meningkatkan kesiapsiagaan. bmkg gempa hari ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di kawasan rawan gempa, sehingga mitigasi bencana harus terus diperkuat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup