BNPB Laporkan 101 Puskesmas di NTT Sudah Beroperasi Penuh Usai Gempa 7,7 Magnitudo

BNPB Laporkan 101 Puskesmas di NTT Sudah Beroperasi Penuh Usai Gempa 7,7 Magnitudo

PlatMerah.com, Nusa Tenggara Timur – Sebanyak 101 dari 169 puskesmas yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali beroperasi penuh. Data ini disampaikan oleh Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Status Operasi Puskesmas Pasca Gempa

Berdasarkan laporan BNPB, dari 169 puskesmas terdampak gempa, 101 unit saat ini beroperasi penuh, 49 unit beroperasi sebagian, dan 19 puskesmas belum dapat beroperasi. Kerusakan yang dialami sebagian besar termasuk kategori rusak sedang.

Dukungan Fasilitas Kesehatan Darurat

Untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, BNPB mendirikan tenda berukuran 6×12 meter sebagai fasilitas pelayanan kesehatan sementara. Di Kabupaten Sikka, terdapat delapan tenda yang tersebar di delapan titik, sementara di Kabupaten Manggarai didirikan 12 tenda, empat di antaranya mendukung pelayanan Rumah Sakit Umum.

Penanganan Kesehatan dan Tenaga Medis

BNPB melaporkan terdapat 11.106 tenaga kesehatan yang aktif di lapangan, terdiri dari 134 dokter, 5.306 perawat, 3.974 bidan, dan 1.647 tenaga kesehatan lainnya. Namun, masih tercatat kebutuhan tambahan sebanyak 133 tenaga kesehatan, termasuk dokter umum, dokter spesialis, perawat, perawat ortopedi, perawat anestesi, dan apoteker.

Imbauan dan Waspada Potensi Gempa Susulan

BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi di wilayah NTT. Masyarakat juga diingatkan untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kontribusi BNPB dalam Pemulihan Kesehatan Masyarakat

Upaya pemulihan fasilitas kesehatan dan penanganan kesehatan warga terdampak gempa menjadi prioritas BNPB. Pendirian fasilitas kesehatan darurat dan penambahan tenaga medis merupakan langkah strategis untuk menjaga kelangsungan pelayanan kesehatan di daerah terdampak.

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pemulihan pasca gempa dan pelayanan kesehatan di NTT akan terus diperbarui oleh BNPB sesuai dengan kondisi lapangan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup