Kapolri Tunjuk Brigjen Sumy Hastry Jadi Karodokpol Pusdokkes Polri, Istana Bantah Rumor Ganti Kapolri
PlatMerah.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti sebagai Kepala Roda Dokkes (Karodokpol) Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri. Pengangkatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 yang diterbitkan pada 31 Juli 2026.
Brigjen Sumy Hastry, yang merupakan polwan pertama di Asia dengan gelar doktor forensik, sebelumnya menjabat sebagai Karolabdokkes Pusdokkes Polri sebelum dipromosikan ke posisi baru sebagai Karodokpol. Ia dikenal luas sebagai ahli forensik yang terlibat dalam berbagai kasus besar, termasuk penanganan bom Bali I, kecelakaan pesawat, bencana alam, dan pembentukan layanan forensik klinik bagi korban kekerasan seksual.
Profil Brigjen Sumy Hastry Purwanti
Sumy Hastry lahir di Jakarta pada 23 Agustus 1970. Ia menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Diponegoro (UNDIP) dan lulus sebagai sarjana kedokteran pada 1995. Setelah dua tahun, ia meraih gelar dokter dan kemudian memilih untuk bergabung dengan kepolisian pada 1998 melalui Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SEPA) Polri sebagai polwan.
Selain pendidikan kedokteran umum, Sumy Hastry mengambil spesialisasi forensik di UNDIP pada 2002-2005 dan menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada 2016. Kariernya di kepolisian dimulai dengan penugasan sebagai Pasi Polipol Dis Dokkes Polda Jawa Tengah pada 1999 dan Kaur Dokkes Polwiltabes Semarang pada 2005.
Penegasan Istana Soal Rumor Pergantian Kapolri
Di tengah pengangkatan Brigjen Sumy Hastry, beredar rumor tentang surat presiden (Surpres) terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada surat keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pergantian Kapolri.
“Sampai hari ini tidak ada atau belum ada Surpres pergantian Kapolri,” ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Pernyataan ini sekaligus membantah spekulasi yang beredar di masyarakat dan media sosial.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman juga menegaskan bahwa belum ada surat resmi yang masuk ke DPR terkait pergantian pucuk pimpinan Polri. Ia menyebut informasi tersebut sebagai hoaks dan menegaskan bahwa Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap menjalankan tugasnya sebagai Kapolri saat ini.
Signifikansi Pengangkatan dan Klarifikasi Resmi
Pengangkatan Brigjen Sumy Hastry sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri menandai pengakuan atas peran penting tenaga ahli forensik dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam penyelidikan dan penanganan kasus-kasus krusial. Posisi baru ini juga menegaskan keberlanjutan dan pembaruan struktural di tubuh Pusdokkes Polri.
Sementara itu, klarifikasi resmi dari Istana terkait rumor pergantian Kapolri sangat penting untuk menjaga stabilitas institusi dan menghindari ketidakpastian di tengah masyarakat. Hal ini juga memperkuat posisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri yang masih aktif menjalankan tugasnya.
Dengan demikian, kedua kabar ini menunjukkan dinamika dan perkembangan terkini dalam jajaran kepemimpinan Polri tanpa mengubah pucuk pimpinan saat ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












