BMKG Catat 27 Gempa Susulan di NTT Siang Ini, Terbesar Magnitudo 4,3

BMKG Catat 27 Gempa Susulan di NTT Siang Ini, Terbesar Magnitudo 4,3

PlatMerah.com, Nusa Tenggara Timur – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan 27 gempa susulan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu siang, 16 Agustus 2026, dengan gempa terbesar berkekuatan Magnitudo 4,3. Gempa dengan magnitudo terbesar tersebut tercatat pada pukul 12.33.25 WITA, berlokasi 87 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, di kedalaman 12 kilometer.

Gempa susulan ini masih bagian dari rangkaian gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada Sabtu pagi. Hingga pukul 07.00 WIB pada hari yang sama, BMKG mencatat sebanyak 731 gempa susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2 dan beberapa gempa susulan lainnya berkekuatan di atas 5,0. Aktivitas gempa susulan ini masih menunjukkan pola fluktuatif dan belum menunjukkan penurunan yang signifikan.

Daftar Gempa Susulan Terbaru

  1. Gempa M3,4 pada pukul 13.00.42 WITA, kedalaman 10 km, lokasi 61 km timur laut Waingapu.
  2. Gempa M3,2 pada pukul 12.59.19 WITA, kedalaman 0 km, lokasi 73 km timur laut Ruteng.
  3. Gempa M3,0 pada pukul 12.58.22 WITA, kedalaman 22 km, lokasi 76 km timur laut Ruteng.
  4. Gempa M2,9 pada pukul 12.57.10 WITA, kedalaman 22 km, lokasi 71 km timur laut Ruteng.
  5. Gempa M2,9 pada pukul 12.51.54 WITA, kedalaman 10 km, lokasi 71 km timur laut Ruteng.
  6. Gempa M3,2 pada pukul 12.46.39 WITA, kedalaman 10 km, lokasi 68 km timur laut Ruteng.

Status Darurat dan Penanganan Bencana

Pasca gempa besar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto meminta enam kabupaten terdampak yaitu Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka untuk segera menetapkan status darurat. Penetapan status ini penting sebagai dasar hukum agar BNPB dan kementerian terkait dapat menyalurkan bantuan maksimal.

Selain itu, BNPB juga menginstruksikan pembentukan Pos Satuan Tugas (Satgas) di tingkat kabupaten hingga provinsi dengan melibatkan TNI-Polri sebagai komandan satgas untuk mempercepat penanganan dampak gempa.

Respon Pemerintah dan DPR

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyatakan akan segera berangkat ke NTT untuk memantau penanganan tanggap darurat dan memastikan bantuan berjalan optimal. DPR RI juga sudah berkoordinasi dengan anggota dari daerah pemilihan NTT untuk membantu penyaluran bantuan dan pengawasan pemulihan pascagempa.

Data terbaru dari BNPB mencatat korban meninggal dunia mencapai 47 orang, dengan kerusakan serius pada ratusan rumah di wilayah terdampak.

Dampak Terhadap Pelayanan Publik dan Bisnis

Meski terjadi bencana besar, aktivitas layanan diler mobil Honda di NTT dilaporkan tetap berjalan normal tanpa kerusakan. PT Honda Prospect Motor memastikan fasilitas diler di wilayah tersebut aman dan operasional tetap berlangsung seperti biasa.

Kondisi Gempa Susulan dan Prognosa BMKG

BMKG memprediksi diperlukan waktu sekitar tiga minggu agar aktivitas gempa susulan di wilayah Flores dan sekitarnya dapat kembali stabil. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Rangkaian gempa susulan ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan masyarakat karena berpotensi menimbulkan risiko lanjutan yang memerlukan penanganan segera dan koordinasi antarlembaga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup