Bahlil Ungkap Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji Akan Mundur dari DPR Setelah Jadi Menperin

Bahlil Ungkap Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji Akan Mundur dari DPR Setelah Jadi Menperin

PlatMerah.com – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, akan mengundurkan diri dari kursi DPR RI setelah dilantik sebagai Menteri Perindustrian pada 1 Oktober 2026.

Mundurnya Sarmuji dari DPR

Muhammad Sarmuji sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dan Ketua Fraksi Partai Golkar. Menurut Bahlil, setiap anggota DPR yang resmi menjadi bagian dari kabinet harus mengundurkan diri dari keanggotaan DPR. Pernyataan ini disampaikan Bahlil usai menghadiri Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Wilayah Bali pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Baca juga:

Proses Pergantian Antarwaktu dan Pengisian Posisi Ketua Fraksi

Pengganti Muhammad Sarmuji di DPR akan diproses melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) oleh kader Partai Golkar lainnya. Untuk posisi Ketua Fraksi Partai Golkar yang ditinggalkan Sarmuji, Bahlil menyampaikan bahwa akan dibahas lebih lanjut dalam rapat internal partai guna menentukan sosok yang tepat.

Posisi yang Ditinggalkan Bambang Soesatyo

Selain Sarmuji, posisi di DPR juga harus diisi kembali setelah Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengundurkan diri. Bamsoet resmi dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat, 2 Oktober 2026, sehingga wajib meninggalkan keanggotaannya di DPR. Sebelumnya, Bamsoet menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI.

Konteks dan Dampak

Perubahan posisi ini menunjukkan dinamika politik di tubuh Partai Golkar yang mengikuti aturan konstitusional terkait jabatan ganda antara legislatif dan eksekutif. Proses pergantian antarwaktu di DPR akan memastikan kelancaran fungsi legislatif serta menjaga keseimbangan kepemimpinan di internal Golkar, terutama dalam posisi strategis Ketua Fraksi.

Baca juga:

Langkah ini juga mencerminkan konsistensi Partai Golkar dalam menyesuaikan struktur kepemimpinan dengan perkembangan tugas dan amanah yang diemban oleh para kadernya di pemerintahan dan lembaga legislatif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Tutup