Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Riau
PlatMerah.com, Pekanbaru – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengajak pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Riau untuk mempercepat pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis (TBC). Langkah ini dianggap penting untuk memperkuat penanggulangan TBC dari tingkat akar rumput dengan fokus pada penemuan kasus, pendampingan pasien, dan edukasi masyarakat.
Upaya Percepatan Pembentukan Desa Siaga TBC
Dalam Dialog Interaktif dan Koordinasi Bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau yang berlangsung di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Wamendagri menyoroti rendahnya capaian pembentukan Desa Siaga TBC di Riau. Hingga saat ini, hanya dua desa telah terbentuk sebagai Desa Siaga TBC, yang merupakan 0,11 persen dari total desa dan kelurahan di provinsi tersebut.
Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dinas kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC. Ia juga meminta camat, lurah, dan kepala desa untuk mengambil peran aktif dalam memimpin upaya ini di wilayah masing-masing.
Peran Aktif Pemerintah dan Masyarakat
Program Desa Siaga TBC harus diikuti dengan langkah konkret, seperti:
- Penemuan kasus TBC secara aktif
- Pendampingan pasien hingga tuntas berobat
- Peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya TBC
Wamendagri juga menekankan pentingnya dukungan dari tingkat RT dan RW dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pengendalian TBC di Riau.
Dukungan dari Pemerintah dan Tokoh Terkait
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Pelaksana Tugas Gubernur Riau S.F. Hariyanto, anggota Komisi IX DPR RI Maharani, dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat penanggulangan TBC di tingkat daerah.
Pentingnya Desa dan Kelurahan Siaga TBC
Pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC menjadi strategi penting dalam upaya menekan angka kasus tuberkulosis di Riau. Dengan pendekatan dari tingkat desa dan kelurahan, penanganan TBC diharapkan menjadi lebih terstruktur dan menjangkau masyarakat secara luas, terutama di daerah yang masih minim akses layanan kesehatan.
Sinergi antara berbagai pihak serta keterlibatan aktif pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW menjadi kunci keberhasilan program ini. Percepatan pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC juga akan mendukung target nasional dalam pengendalian penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












