Prabowo Anggarkan Rp 175 M, Andre Rosiade Pastikan Gunung Nago Dibangun Kembali
PlatMerah.com, Padang – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 175 miliar untuk pembangunan kembali kawasan Gunung Nago, Kota Padang, yang terdampak parah bencana galodo pada November 2025. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, memastikan proyek ini segera dimulai dengan target lelang pada Oktober 2026 dan pengerjaan fisik pada November 2026.
Penanganan Permanen Kawasan Gunung Nago
Andre Rosiade menjelaskan bahwa penanganan Gunung Nago tidak hanya sebatas perbaikan infrastruktur tunggal, melainkan mencakup beberapa aspek penting seperti pembangunan check dam atau sabo dam, perbaikan irigasi, pembangunan jembatan, normalisasi sungai, serta penguatan tebing di sepanjang aliran sungai. Proyek ini direncanakan berlangsung selama 24 bulan atau dua tahun.
Progres dan Persiapan Lelang
Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Reski Wahyudi, menyatakan bahwa Gunung Nago merupakan salah satu dari 25 titik yang menjadi fokus program penanganan permanen pascabencana di Sumatera Barat. Sebelumnya, penanganan tanggap darurat telah dilakukan di 43 titik dan ditargetkan selesai pada September 2026. Saat ini, BWS tengah memasuki tahap persiapan lelang yang dijadwalkan mulai September 2026, dengan kontrak pekerjaan pada Oktober 2026.
Konteks dan Dana Rehabilitasi
Andre menegaskan bahwa anggaran Rp 175 miliar untuk Gunung Nago merupakan bagian dari total sekitar Rp 19 triliun dana rehabilitasi dan rekonstruksi yang disiapkan pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk Sumatera Barat. Dana ini dicairkan secara bertahap untuk mendukung pemulihan berbagai sektor terdampak bencana besar pada November 2025, yang menurut Andre lima kali lebih besar dibandingkan bencana tahun 2012.
Perbandingan Penanganan Bencana
Andre membandingkan bahwa penanganan permanen untuk bencana 2012 baru dimulai lima tahun setelah kejadian, sedangkan untuk bencana November 2025, penanganan permanen sudah akan dimulai kurang dari satu tahun setelah bencana. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak.
Strategi Pengelolaan Kawasan Hulu
Selain pembangunan infrastruktur di kawasan Gunung Nago, penanganan menyeluruh juga mencakup pemulihan kawasan hulu sungai. Andre Rosiade telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang dan instansi terkait untuk melakukan penanaman kembali pohon di kawasan hulu sebagai upaya pengendalian banjir secara alami. Program ini juga mendapatkan dukungan anggaran dari tanggung jawab sosial dan lingkungan BUMN.
Dialog dengan Masyarakat
Dalam kunjungan ke Gunung Nago, Andre berdialog dengan tokoh masyarakat dan warga yang menyampaikan kekhawatiran mereka terkait kondisi sungai dan risiko banjir saat hujan deras. Andre memastikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan proses perbaikan sedang berjalan sesuai rencana.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Masyarakat
Pemerintah Presiden Prabowo berkomitmen menggelontorkan dana rehabilitasi secara bertahap untuk memastikan pemulihan Sumatera Barat berjalan efektif. Pekerjaan pembangunan infrastruktur di Gunung Nago diharapkan dapat mengurangi risiko bencana di masa depan dan meningkatkan keamanan serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













