Penjelasan TNI AL Soal Perjalanan KRI Ngurah Rai, dan Tradisi Melintas Negara

Penjelasan TNI AL Soal Perjalanan KRI Ngurah Rai, dan Tradisi Melintas Negara

PlatMerah.com – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul memberikan penjelasan mengenai perjalanan Kapal Perang KRI I Gusti Ngurah Rai-332 yang sedang mengikuti latihan militer EXERCISE ORRUDA di Vladivostok, Rusia, dan perjalanan lintas lautnya yang melewati berbagai negara sebelum kembali ke Indonesia.

Perjalanan KRI Ngurah Rai dan Rute Melintas Negara

KRI I Gusti Ngurah Rai-332 memulai perjalanan dari Vladivostok, yang terletak di Rusia Timur Jauh di sebelah barat Laut Jepang. Dalam perjalanan pulangnya, kapal perang ini akan melintasi beberapa perairan negara seperti Jepang, Korea Selatan, China, serta negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam, tergantung pada rute yang dipilih.

Passing Exercise sebagai Tradisi dan Diplomasi Maritim

Selama perjalanan, KRI Ngurah Rai akan melaksanakan Passing Exercise (Passex) dengan angkatan laut negara-negara yang dilintasi. Kadispenal TNI AL menegaskan bahwa kegiatan Passex bukan bertujuan untuk latihan perang, melainkan merupakan tradisi universal angkatan laut yang dilakukan saat melintas wilayah perairan suatu negara.

Passex juga menjadi wujud goodwill engagement dan diplomasi maritim, mempererat hubungan antar angkatan laut dan menunjukkan niat baik Indonesia dalam kerja sama internasional. Hal ini sejalan dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bersifat bebas aktif, memberikan peluang kerja sama yang saling menguntungkan.

Konteks Internasional dan Isu Latihan Militer dengan China

Perjalanan lintas laut KRI Ngurah Rai menarik perhatian internasional, terutama terkait kabar rencana latihan militer bersama China di sebelah timur Taiwan. Latihan ini direncanakan berlangsung pada pertengahan Agustus dan disebut sebagai latihan navigasi oleh Kementerian Pertahanan China. Namun, rencana ini menimbulkan ketegangan dengan Taiwan, yang secara de-facto mengontrol perairan tersebut.

Keterlibatan Indonesia dalam latihan ini menunjukkan dinamika hubungan militer dan diplomasi di kawasan Asia Pasifik yang kompleks, sekaligus menegaskan posisi Indonesia dalam menjaga hubungan baik dengan berbagai negara.

Makna dan Pentingnya Tradisi Melintas Negara bagi TNI AL

Tradisi melintas negara dengan melakukan Passex adalah bagian dari strategi diplomasi maritim yang dijalankan oleh TNI AL. Kegiatan ini memperkuat hubungan bilateral dan multilateral di bidang pertahanan laut, sekaligus meningkatkan kemampuan operasional dan kerja sama antar angkatan laut di tingkat internasional.

Dengan menjalankan tradisi ini, TNI AL menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga keamanan maritim dan memperkuat posisi negara di kancah global melalui pendekatan yang damai dan diplomatis.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup