Belgium vs Tunisia: Red Devils Hancurkan Lawan 5-0 dalam Laga Uji Coba Pemanasan Piala Dunia 2026
Plat Merah – Dalam laga uji coba terakhir jelang Piala Dunia 2026, Belgium vs Tunisia berakhir dengan skor telak 5-0 untuk kemenangan tim tuan rumah di Brussels, Belgia. Pertandingan yang digelar pada 7 Juni 2026 ini menjadi pukulan berat bagi Tunisia yang harus bermain dengan 10 orang sejak babak kedua. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Belgia di lini depan dan mempertajam persiapan mereka menuju turnamen empat tahunan yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sejak awal pertandingan, Belgia langsung tampil agresif. Pada menit ke-28, Leandro Trossard membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Jeremy Doku. Trossard dengan tenang menceploskan bola ke gawang Tunisia yang dikawal oleh kiper Mouez Hassen. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Belgia semakin menggila. Charles De Ketelaere menggandakan keunggulan pada menit ke-53 melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti. Lima menit kemudian, Tunisia harus bermain dengan 10 pemain setelah Ismael Garbi menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Youri Tielemans. Keunggulan jumlah pemain semakin memudahkan Belgia untuk menguasai pertandingan.
Kapten Belgia, Kevin De Bruyne, mencetak gol ketiga pada menit ke-65 melalui tendangan bebas yang melengkung indah. Ini menjadi gol internasional ke-37 bagi gelandang Manchester City tersebut. Dua gol tambahan hadir dari pemain pengganti, Dodi Lukebakio (85′) dan Nicolas Raskin (87′), yang memanfaatkan kemelut di depan gawang. Skor akhir 5-0 menjadi hasil akhir Belgium vs Tunisia yang memalukan bagi tim tamu.
Kekalahan telak ini menjadi mimpi buruk bagi Tunisia menjelang Piala Dunia. Sebelumnya, mereka juga kalah 1-0 dari Austria yang bermain dengan 10 pemain. Pelatih Tunisia, Jalel Kadri, mengakui bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam hal pertahanan dan transisi serangan. Pemain sayap Celtic, Sebastian Tounekti, yang dimasukkan pada babak kedua, tidak mampu memberikan dampak signifikan. Ia gagal menciptakan peluang berbahaya dan sering kehilangan bola.
Di sisi lain, Belgia menunjukkan performa impresif sepanjang pramusim. Mereka belum terkalahkan dalam empat laga uji coba, dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Pelatih Domenico Tedesco puas dengan kinerja anak asuhnya, terutama dalam memanfaatkan peluang dan soliditas pertahanan. “Kami bermain dengan intensitas tinggi dan fokus penuh. Ini modal bagus menuju Piala Dunia,” ujar Tedesco dalam konferensi pers usai pertandingan.
Pertandingan Belgium vs Tunisia juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain seperti Amadou Onana dan Jeremy Doku yang tampil gemilang. Onana mendominasi lini tengah dengan tekel-tekel keras dan distribusi bola akurat, sementara Doku menjadi momok bagi bek Tunisia dengan kecepatan dan dribelnya. Belgia akan memulai kampanye Piala Dunia 2026 di Grup E bersama Mesir, Paraguay, dan Korea Selatan. Sementara Tunisia tergabung di Grup H bersama Prancis, Australia, dan Kosta Rika.
Kekalahan ini tentu menjadi alarm bagi Tunisia untuk segera membenahi diri. Mereka masih memiliki waktu singkat sebelum laga perdana melawan Belgia? Bukan, melawan Prancis pada 15 Juni. Namun jika performa seperti Belgium vs Tunisia terulang, bukan tidak mungkin Tunisia akan pulang lebih awal. Sebaliknya, Belgia kini dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk melaju jauh, bahkan mungkin menjadi kuda hitam seperti Jepang yang disebut-sebut bakal tampil mengejutkan di Piala Dunia 2026.
Secara keseluruhan, laga ini memberikan gambaran jelas tentang kesiapan kedua tim. Belgia tampil meyakinkan, sementara Tunisia harus berbenah total. Piala Dunia 2026 akan segera dimulai, dan setiap tim harus siap menghadapi tantangan. Belgium vs Tunisia mungkin hanya laga uji coba, tapi dampaknya bisa terasa hingga turnamen utama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









